
Kegiatan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) PK-PLK Kabupaten Madiun pada tahun ini diselenggarakan di SLN Metesih hari Selasa, 7 April 2026. Kegiatan ini disambut oleh seluruh keluarga besar PK-PLK Kabupaten Madiun dengan penuh semangat dan suka cita, karena kegiatan ini diselenggarakan setiap setahun sekali. Kegiatan ini menjadi ajang bergengsi bagi siswa berkebutuhan khusus untuk menyalurkan bakat, kreativitas, serta kemampuan mereka di bidang seni. Tercatat sebanyak 17 cabang lomba yang dipertandingkan, di antaranya menyanyi solo tingkat SDLB serta SMPLB/SMALB, mewarnai, cerita bergambar, melukis, pencak silat, pantomim, menari, fashion show, komik strip, cipta baca puisi, seni peran, serta beberapa cabang lainnya. Namun demikian, SLBN Banjarsari Wetan tidak mengirimkan perwakilan pada cabang lomba film pendek.
Sejak pagi hari, suasana persiapan di SLBN Banjarsari Wetan sudah terasa begitu hidup. Sebagian besar siswa dan guru telah berkumpul sejak pukul 04.45 WIB untuk melakukan berbagai persiapan, mulai dari penataan kostum hingga proses make up yang menunjang penampilan peserta. Meski masih diselimuti udara pagi yang dingin, semangat dan antusiasme para siswa tidak surut sedikit pun. Mereka tetap semangat dan rela antri menunggu giliran ketika akan di make up oleh guru-guru yang bertugas.Setelah seluruh persiapan selesai, kegiatan diawali dengan absen siswa oleh Lelly Sasia Fithri, S.Pd. dilanjut dengan doa bersama, memohon kelancaran, keselamatan, serta hasil terbaik dalam setiap perlombaan yang diikuti oleh Jefri Dwi Cahyono, S.Pd. Kemudian untuk memupuk semangat para peserta dan pendamping, Christ Darmawan, S.Pd. salah satu guru dan pendamping lomba memimpin yel-yel sekolah.
Tepat pukul 06.30 WIB, rombongan peserta dan pendamping berangkat menuju lokasi kegiatan di SLBN Matesih dengan menggunakan mini bus dan mobil cettar. Perjalanan berlangsung dengan penuh keceriaan, diiringi harapan besar untuk memberikan penampilan terbaik. Setibanya di lokasi, suasana semakin semarak dengan kehadiran peserta dari berbagai sekolah.
Upacara pembukaan dimulai pada pukul 07.30 WIB. Sambutan pertama disampaikan oleh Handik Indarwati, M.Pd selaku Ketua MKKS PK-PLK Kabupaten Madiun yang memberikan motivasi kepada seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri. Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Changgi Swantaka Yoga Nendi, S.STP., M.H selaku perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya FLS3N sebagai wadah pengembangan potensi serta sarana membangun karakter dan kepercayaan diri siswa.
Seluruh perlombaan dimulai pada pukul 08.00 WIB. Setiap peserta tampil dengan penuh semangat, menunjukkan hasil latihan dan kerja keras yang telah dipersiapkan sebelumnya. Para juri yang bertugas merupakan guru-guru SMA/SMK yang kompeten di bidangnya, di antaranya Ana Masruroh, S.Pd dan Mareta Andansari, S.Pd dari SMAN 1 Dagangan Kabupaten Madiun yang menjadi juri pada lomba cipta baca puisi dan menyanyi solo. Penilaian dilakukan secara objektif dan profesional, sehingga menghasilkan keputusan yang adil dan membanggakan.
Kerja keras, ketekunan, dan semangat juang para siswa akhirnya membuahkan hasil yang sangat membanggakan. SLBN Banjarsari Wetan berhasil meraih Juara Umum dalam ajang FLS3N PK-PLK Kabupaten Madiun tahun ini. Prestasi gemilang tersebut ditunjukkan dengan perolehan juara 1 pada lomba menari, pencak silat, pantomim, fashion show, komik strip, serta cipta baca puisi. Selain itu, diraih pula juara 2 pada lomba gambar bercerita, melukis, dan menyanyi solo tingkat SDLB, serta juara 3 pada lomba seni peran.
Kebahagiaan, haru, dan rasa bangga menyelimuti seluruh peserta, guru, serta pendamping. Prestasi yang diraih bukan hanya sekadar kemenangan, melainkan bukti nyata bahwa kerja keras, doa, dan kebersamaan mampu menghasilkan hasil yang memuaskan. Kegiatan ini diharapkan dapat terus memotivasi siswa untuk mengembangkan potensi diri serta menginspirasi banyak pihak akan pentingnya memberikan ruang bagi anak berkebutuhan khusus untuk berprestasi dan berkarya.
Posted: 1 September 2026 by admin Leave a Comment
“JUARA UMUM FLS3N: BUKTI KARYA DAN DEDIKASI”
Kegiatan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) PK-PLK Kabupaten Madiun pada tahun ini diselenggarakan di SLN Metesih hari Selasa, 7 April 2026. Kegiatan ini disambut oleh seluruh keluarga besar PK-PLK Kabupaten Madiun dengan penuh semangat dan suka cita, karena kegiatan ini diselenggarakan setiap setahun sekali. Kegiatan ini menjadi ajang bergengsi bagi siswa berkebutuhan khusus untuk menyalurkan bakat, kreativitas, serta kemampuan mereka di bidang seni. Tercatat sebanyak 17 cabang lomba yang dipertandingkan, di antaranya menyanyi solo tingkat SDLB serta SMPLB/SMALB, mewarnai, cerita bergambar, melukis, pencak silat, pantomim, menari, fashion show, komik strip, cipta baca puisi, seni peran, serta beberapa cabang lainnya. Namun demikian, SLBN Banjarsari Wetan tidak mengirimkan perwakilan pada cabang lomba film pendek.
Sejak pagi hari, suasana persiapan di SLBN Banjarsari Wetan sudah terasa begitu hidup. Sebagian besar siswa dan guru telah berkumpul sejak pukul 04.45 WIB untuk melakukan berbagai persiapan, mulai dari penataan kostum hingga proses make up yang menunjang penampilan peserta. Meski masih diselimuti udara pagi yang dingin, semangat dan antusiasme para siswa tidak surut sedikit pun. Mereka tetap semangat dan rela antri menunggu giliran ketika akan di make up oleh guru-guru yang bertugas.Setelah seluruh persiapan selesai, kegiatan diawali dengan absen siswa oleh Lelly Sasia Fithri, S.Pd. dilanjut dengan doa bersama, memohon kelancaran, keselamatan, serta hasil terbaik dalam setiap perlombaan yang diikuti oleh Jefri Dwi Cahyono, S.Pd. Kemudian untuk memupuk semangat para peserta dan pendamping, Christ Darmawan, S.Pd. salah satu guru dan pendamping lomba memimpin yel-yel sekolah.
Tepat pukul 06.30 WIB, rombongan peserta dan pendamping berangkat menuju lokasi kegiatan di SLBN Matesih dengan menggunakan mini bus dan mobil cettar. Perjalanan berlangsung dengan penuh keceriaan, diiringi harapan besar untuk memberikan penampilan terbaik. Setibanya di lokasi, suasana semakin semarak dengan kehadiran peserta dari berbagai sekolah.
Upacara pembukaan dimulai pada pukul 07.30 WIB. Sambutan pertama disampaikan oleh Handik Indarwati, M.Pd selaku Ketua MKKS PK-PLK Kabupaten Madiun yang memberikan motivasi kepada seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri. Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Changgi Swantaka Yoga Nendi, S.STP., M.H selaku perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya FLS3N sebagai wadah pengembangan potensi serta sarana membangun karakter dan kepercayaan diri siswa.
Seluruh perlombaan dimulai pada pukul 08.00 WIB. Setiap peserta tampil dengan penuh semangat, menunjukkan hasil latihan dan kerja keras yang telah dipersiapkan sebelumnya. Para juri yang bertugas merupakan guru-guru SMA/SMK yang kompeten di bidangnya, di antaranya Ana Masruroh, S.Pd dan Mareta Andansari, S.Pd dari SMAN 1 Dagangan Kabupaten Madiun yang menjadi juri pada lomba cipta baca puisi dan menyanyi solo. Penilaian dilakukan secara objektif dan profesional, sehingga menghasilkan keputusan yang adil dan membanggakan.
Kerja keras, ketekunan, dan semangat juang para siswa akhirnya membuahkan hasil yang sangat membanggakan. SLBN Banjarsari Wetan berhasil meraih Juara Umum dalam ajang FLS3N PK-PLK Kabupaten Madiun tahun ini. Prestasi gemilang tersebut ditunjukkan dengan perolehan juara 1 pada lomba menari, pencak silat, pantomim, fashion show, komik strip, serta cipta baca puisi. Selain itu, diraih pula juara 2 pada lomba gambar bercerita, melukis, dan menyanyi solo tingkat SDLB, serta juara 3 pada lomba seni peran.
Kebahagiaan, haru, dan rasa bangga menyelimuti seluruh peserta, guru, serta pendamping. Prestasi yang diraih bukan hanya sekadar kemenangan, melainkan bukti nyata bahwa kerja keras, doa, dan kebersamaan mampu menghasilkan hasil yang memuaskan. Kegiatan ini diharapkan dapat terus memotivasi siswa untuk mengembangkan potensi diri serta menginspirasi banyak pihak akan pentingnya memberikan ruang bagi anak berkebutuhan khusus untuk berprestasi dan berkarya.
Posted: 1 September 2026 by admin Leave a Comment
MENGUATKAN IMAN, MENGGERAKKAN KEPEDULIAN: PONDOK RAMADHAN SLBN BANJARSARI WETAN 2026
Kegiatan Pondok Ramadhan di SLBN Banjarsari Wetan dilaksanakan pada hari Senin, 23 Februari 2026 sampai dengan Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan dimulai pukul 07.30 sampai dengan 10.00 WIB untuk jenjang SDLB, dan sampai pukul 11.30 WIB untuk jenjang SMPLB dan SMALB atau setelah pelaksanaan shalat Dzuhur berjamaah. Sebelum memasuki kegiatan inti Pondok Ramadhan, seluruh siswa dan guru melaksanakan kegiatan rutin sebagaimana hari biasa. Kegiatan diawali dengan senam pagi untuk menjaga kebugaran dan semangat belajar. Selanjutnya, siswa menyanyikan lagu “Tujuh Anak Indonesia Hebat” dan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” sebagai bentuk penanaman karakter dan cinta tanah air. Kegiatan dilanjutkan dengan hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an dan doa sehari-hari, kemudian ditutup dengan kegiatan berjabat tangan antara siswa dan guru sebagai wujud pembiasaan sikap santun dan saling menghormati.
Dalam pelaksanaannya, kelas Pondok Ramadhan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelas kecil, kelas sedang, dan kelas besar. Pembagian ini bertujuan agar materi dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing peserta didik.
Materi pada hari pertama adalah wudhu, shalat fardu, dan cinta mengaji. Siswa dibimbing untuk memahami tata cara berwudhu dan shalat yang benar, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an melalui kegiatan membaca dan menyimak ayat suci. Pada hari kedua, materi yang diberikan adalah cinta puasa Ramadhan dan cinta menulis. Siswa diajak memahami makna dan hikmah puasa, serta melatih kemampuan menulis melalui kegiatan sederhana yang disesuaikan dengan jenjang masing-masing. Hari ketiga mengangkat tema cinta Pondok Ramadhan dan cinta digital. Melalui materi ini, siswa diajak untuk mencintai kegiatan keagamaan yang dijalankan serta menggunakan media digital secara bijak dan positif. Pada hari keempat, materi yang disampaikan adalah cinta Rasul, yaitu meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW seperti jujur, amanah, sabar, dan penyayang, serta menumbuhkan cinta ilmu sebagai bekal masa depan. Hari kelima diisi dengan materi cinta Indonesia dan cinta lingkungan. Siswa dibimbing untuk semakin mencintai tanah air serta memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar.
Kegiatan Pondok Ramadhan ditutup dengan penyerahan sedekah dari siswa dan guru kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan. Pengumpulan sedekah telah dilaksanakan pada hari Kamis, 26 Februari 2026, melalui masing-masing wali kelas dengan total dana yang terkumpul sebesar Rp1.500.000. Penyerahan sedekah dipimpin oleh Qurrotul’ayuun, S.Pd., bersama perwakilan beberapa siswa. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial serta pembelajaran karakter berbagi di bulan suci Ramadhan.Secara keseluruhan, kegiatan Pondok Ramadhan di SLBN Banjarsari Wetan berlangsung dengan tertib, penuh semangat, dan memberikan pengalaman spiritual yang bermakna bagi seluruh peserta didik.
Posted: 1 September 2026 by admin Leave a Comment
PERINGATAN HARI DISABILITAS INTERNASIONAL 2025: BERSAMA WUJUDKAN MASYARAKAT INKLUSIF
Pagi ini, Lapangan Jiwan dipenuhi semangat yang luar biasa. MKKS PK-PLK Kabupaten Madiun mengawali Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 dengan suasana penuh energi dan antusiasme dari seluruh peserta. Peserta didik, guru dan orang tua hadir dengan wajah ceria, membawa harapan besar untuk merayakan keberagaman dan kemampuan luar biasa yang dimiliki setiap anak-anak luar biasa. Udara pagi terasa hangat oleh tawa dan sapaan ramah, sementara persiapan kegiatan terlihat semakin matang—dari barisan yang mulai tertata, musik yang menghidupkan suasana, hingga panitia yang dengan penuh semangat menyambut kedatangan peserta kegiatan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2025. Sejak awal, Lapangan Jiwan seakan berubah menjadi ruang kebersamaan yang inklusif, tempat semua orang datang bukan hanya untuk merayakan, tetapi juga untuk saling menguatkan. Terlihat sebagian guru menata stand untuk menyajikan makanan, minuman, dan souvenir khas dari masing-masing lembaga, menampilkan kreativitas serta ciri khas sekolah mereka. Sementara itu, guru dan peserta lain mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti senam pagi yang akan menjadi pembuka kegiatan. Suasananya semakin hidup, warna-warni stand, aroma jajanan, dan barisan peserta yang mulai merapat menciptakan gambaran awal yang penuh kehangatan dan kebersamaan di Lapangan Jiwan. SLBN Banjarsari Wetan sendiri menjual produk makanan dan minuman seperti bakso, pentol goreng dan makanan-makanan siap saji lainnya. Tidak hanya itu, SLBN Banjarsari Wetan menjual gantungan kunci, centong, spatula yang semuanya adalah hasil dari ekstrakurikuler kriya kayu oleh peserta didik. Menariknya, bagi pengunjung yang membeli minimal lima ribu, akan mendapatkan no undian. Jika beruntung, pembeli akan mendaptakan bingkisan berupa mie, sabun dll.
Acara Peringatan HDI tahun 2025 dimulai dengan senam pagi yang diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan jalan sehat mengelilingi area Lapangan Jiwan yang diiringi penampilan drum band dari SLB Al Hidayah, SLBN Methesih dan SLBN Karangrejo, menciptakan suasana ceria dan penuh kebersamaan. Sedangkan SLBN Banjarsari Wetan menggunakan kaos tie dye yaitu kaos yang dibuat dengan teknik pewarnaan ikat celup, di mana kain diikat atau dilipat pada beberapa bagian sebelum dicelupkan ke dalam pewarna untuk menciptakan pola-pola unik dan warna-warni. Tentu saja, kostum dari slbn banjarsari wetan terlihat beda. Selain utUsai jalan sehat, rangkaian acara berlanjut dengan pembukaan resmi yang disusul berbagai hiburan menarik sebagai wujud perayaan dan apresiasi bagi anak-anak luar biasa dari seluruh lembaga.
Setelah peserta jalan sehat tiba kembali, mereka dipersilahkan duduk untuk istirahat sambil menikmati snack dan minuman sambil menunggu acara hiburan dan pembagian doorprize. Acara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama. Kemudian acara berikutnya adalah sambutan-sambutan. Sambutan pertama oleh Handik Indarwati, selaku ketua MKKS PK-PLK Kabupaten Madiun dan ketua panitia. “Pada kesempatan ini, saya merasa sangat bangga dan bersyukur karena kita dapat kembali menyelenggarakan kegiatan rutin Peringatan Hari Disabilitas Internasional. Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini dengan maksimal, sehingga kegiatan hari ini dapat berjalan lancar dan penuh makna,” ujarnya. Beliau juga menambahkan. Beliau juga menambahkan, “Semoga melalui kegiatan ini, kita semakin memperkuat semangat inklusi dan memberikan ruang yang lebih luas bagi anak-anak kita untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Mari kita terus bekerja sama, saling mendukung, dan menciptakan lingkungan yang ramah bagi penyandang disabilitas.” Sambutan berikutanya adalah perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun yang kali ini diwakili oleh Devi Yuaniar, S.Si selaku Kasi SMA/PKPLK di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun. ““Pada kesempatan ini, saya menyampaikan rasa bangga dan syukur karena kegiatan Peringatan Hari Disabilitas Internasional PK-PLK Kabupaten Madiun dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada MKKS, para guru, panitia, dan semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini. Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat inklusi dan membuka lebih banyak ruang bagi anak-anak kita untuk berkembang dan menunjukkan potensinya. Mari terus bekerja sama demi pendidikan yang ramah dan berkeadilan bagi semua.” Ujar beliau. Setelah sambutan-sambutan, acara berikutnya adalah doa dan penutup.
SLBN Banjarsari Wetan, mempersembahkan dua tampilan, yaitu Tari Pecel yang ditampilkan oleh ananda Valla dan Atiqa yang tampil begitu anggun dan penuh keceriaan, mencerminkan kekayaan budaya lokal Madiun yang dikemas dengan semangat anak-anak luar biasa. Tidak kalah menarik, penampilan grub band dari bapak/ibu guru juga sukses mengundang tepuk tangan meriah. Alunan musik dari Jefri Dwi Cahyono, S.Pd., Riza Ilmana Harir, S.Pd., dan Purbo Anggoro, M.Pd. yang mengiringi Yulita Nurviyanti, S.Pd. dengan lagu Dewa 19 yang berjudul “Satu” dan ananda Senja yang menyanyikan “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.” menciptakan kombinasi yang hangat dan penuh inspirasi. Kehadiran dua penampilan dari SLBN Banjarsari Wetan ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi bukti bahwa setiap warga sekolah, baik guru maupun peserta didik memiliki peran penting dalam memeriahkan peringatan HDI tahun 2025. Kolaborasi mereka menunjukkan bahwa semangat inklusi dapat terwujud melalui kebersamaan, dukungan dan kesempatan untuk tampil sesuai kemampuan masing-masing. Semua senang dan bergembira menyaksikan hiburan-hiburan dari siswa-siswi berkebutuhan khusus. Kadang-kadang mereka juga ikut bernyanyi bersama dan berjoget di depan panggung. Tak sedikit juga terdengar sorak sorai dan tepuk tangan beberapa peserta yang ketika nomor undiannya disebutkan oleh MC guna mendapatkan doorprize. Jumlah doorprize yang disediakan panitia sangat banyak, sehingga hampir setiap orang memiliki kesempatan untuk membawa pulang hadiah tersebut. Peserta semakin antusias ketika MC mengumumkan bahwa hadiah utama kali ini adalah sepeda listrik dan lemari es. Teriakan kegembiraan terdengar dari berbagai sudut lapangan, semua berharap nomornya dibacakan. Ketegangan kecil namun penuh keseruan terasa ketika mendekati pengundian hadiah utama, dan saat pemenangnya diumumkan, seluruh lapangan pun pecah oleh sorakan dan tepuk tangan penuh suka cita. Penyerahan hadiah utama ini menjadi penutup yang manis dari rangkaian kegiatan HDI PK-PLK Kab. Madiun Tahun 2025. Semoga peringatan HDI tahun ini memberikan kenangan indah bagi seluruh peserta yang hadir di Lapangan Jiwan
BERITA TERBARU
KEGIATAN TERBARU
ARTIKEL
GALERY
LINK
ARTIKEL PELAJARAN
SLB Negeri Banjarsari Wetan menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Desain Grafis bagi Siswa-Siswi SLB se-Kabupaten Madiun yang dilaksanakan selama empat hari, mulai Selasa, 22 September sampai dengan Jumat, 25 September 2026, bertempat di Aula Pertemuan SLB Negeri Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari SLB se-Kabupaten Madiun dengan ketentuan setiap sekolah […]
Madiun, 9–10 September 2026 — Dua hari menjadi waktu yang penuh makna bagi keluarga besar SLB Negeri Banjarsari Wetan Kabupaten Madiun. Pada Rabu, 9 September hingga Kamis, 10 September 2026, sekolah melaksanakan Visitasi Akreditasi Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting bagi sekolah untuk menunjukkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam memberikan layanan […]
Pada Sabtu, 29 Agustus 2026, telah diselenggarakan kegiatan Festival Kebhinekaan SDN 01 Banjarsari Wetan yang menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat persatuan dalam keberagaman. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara SDN 01 Banjarsari Wetan, keluarga besar SLBN Banjarsari Wetan, serta KB dan TK Aisyiyah. Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta diajak untuk mengenal, menghargai, […]
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-32 SLB Negeri Banjarsari Wetan sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang berlangsung meriah, penuh kebersamaan, dan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Peringatan tahun ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang sekolah dalam memberikan layanan pendidikan bagi peserta […]
Dalam rangka memperingati Hari Pramuka dan memeriahkan rangkaian kegiatan bulan kemerdekaan, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Pramuka yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu Kamis, 13 Agustus sampai dengan Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana bagi peserta didik untuk belajar hidup mandiri, bekerja sama, bertanggung jawab, serta membangun keberanian melalui […]