PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL 2026 DI SLB NEGERI BANJARSARI WETAN: MENANAMKAN NILAI KEISLAMAN, MEMPERKUAT KEBERSAMAAN
Tauziah oleh Qurrotula’yuun, S.Pd. dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026
Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang sarat dengan nilai religius, kebangsaan, kebersamaan, dan kepedulian. Seluruh warga sekolah mengenakan busana muslim berwarna putih yang semakin menambah suasana khidmat dan mencerminkan kesederhanaan serta ketulusan dalam memperingati hari bersejarah bagi umat Islam di Indonesia. Peringatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan santri, memperkuat karakter peserta didik, serta menumbuhkan semangat cinta agama, bangsa, dan sesama.
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang melibatkan petugas gabungan dari peserta didik jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB. Keikutsertaan peserta didik dari berbagai jenjang ini menjadi wujud nyata pembelajaran tentang tanggung jawab, kedisiplinan, keberanian, dan kerja sama. Bertindak sebagai pembina apel, Kepala SLB Negeri Banjarsari Wetan, Jefri Dwi Cahyono, S.Pd., menyampaikan amanat tentang pentingnya meneladani semangat perjuangan para ulama dan santri dalam membela bangsa. Beliau juga mengajak seluruh peserta didik untuk menggerakkan jihad intelektual melalui kesungguhan dalam belajar, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pembentukan akhlak mulia. Pesan tersebut menegaskan bahwa perjuangan pada masa kini tidak hanya dilakukan melalui pengorbanan fisik, tetapi juga melalui semangat menuntut ilmu, menjaga persatuan, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembiasaan berjabat tangan antara peserta didik dan bapak/ibu guru sebagai bentuk penghormatan, kesantunan, serta upaya mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan sekolah. Para peserta didik kemudian menuju halaman dalam untuk mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya. Sebelum acara dilanjutkan, bapak/ibu guru dan tenaga kependidikan terlebih dahulu mengabadikan kebersamaan melalui foto bersama di halaman sekolah. Momen sederhana ini menjadi simbol kekompakan dan komitmen seluruh warga sekolah dalam mendukung pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, spiritualitas, dan kepedulian sosial.
Acara berikutnya diisi dengan sambutan Kepala SLB Negeri Banjarsari Wetan yang menegaskan pentingnya menjadikan peringatan Hari Santri sebagai sarana untuk memperkuat keimanan, membangun kedisiplinan, dan membiasakan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Qurotula’yuun, S.Pd., selaku guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Dengan bahasa yang sederhana, komunikatif, dan mudah dipahami oleh peserta didik, beliau menguraikan makna Ikrar Santri Indonesia sebagai pedoman sikap dan perilaku, bukan sekadar rangkaian kalimat yang dibacakan saat peringatan Hari Santri. Ikrar tersebut merupakan komitmen moral untuk menjaga nilai-nilai keislaman, kecintaan terhadap tanah air, persatuan, serta akhlak mulia di tengah perkembangan zaman. Peserta didik diajak memahami bahwa menjadi pribadi yang baik dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti berkata jujur, menghormati guru dan orang tua, rajin beribadah, menyayangi teman, menaati aturan, serta membantu orang lain tanpa membeda-bedakan.
Suasana semakin semarak ketika peserta didik SLB Negeri Banjarsari Wetan menampilkan seni hadrah dengan membawakan lantunan lagu-lagu selawat. Dengan penuh semangat, mereka menunjukkan kemampuan, keberanian, dan kecintaan terhadap seni Islami. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa setiap peserta didik memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui kesempatan, latihan, dan pendampingan yang tepat. Tidak hanya peserta didik, bapak/ibu guru juga turut memeriahkan acara dengan menampilkan hadrah hasil latihan rutin setiap pekan bersama instruktur. Kolaborasi antara peserta didik dan guru ini menghadirkan suasana yang hangat sekaligus memperlihatkan bahwa belajar dan berkarya merupakan proses yang dapat dinikmati bersama. Melalui hadrah dan selawat, peringatan Hari Santri menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah saw., mempererat persaudaraan, dan menghidupkan nilai-nilai religius dalam kehidupan sekolah.
Kemeriahan berlanjut dengan kegiatan berselawat bersama, dilanjutkan dengan mengambil aneka jajanan atau snack yang telah digantung sebagai bagian dari kegiatan kebersamaan. Suasana penuh keceriaan terlihat ketika peserta didik dengan antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hal yang paling mengharukan adalah ketika peserta didik yang memiliki keterbatasan fisik mengalami kesulitan mengambil jajanan, teman-temannya dengan sigap membantu mengambilkan dan menyerahkannya. Tindakan sederhana ini mencerminkan nilai kepedulian, empati, dan persaudaraan yang sesungguhnya. Tidak ada sekat di antara mereka; yang tumbuh adalah kesadaran bahwa setiap orang memiliki kebutuhan dan kemampuan yang berbeda, tetapi semuanya berhak memperoleh perhatian, kesempatan, serta kebahagiaan yang sama. Momen ini menjadi pembelajaran nyata bahwa nilai-nilai luhur tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan sehari-hari.
Sebagai penutup, seluruh warga sekolah menikmati makan bersama dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, kemudian mengakhiri rangkaian kegiatan dengan doa bersama. Kebersamaan di sekitar hidangan sederhana tersebut menjadi gambaran indah tentang persatuan dan rasa syukur. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya memperoleh pengalaman religius, tetapi juga belajar berbagi, menghargai perbedaan, menumbuhkan kemandirian, dan mempererat persahabatan. Peringatan Hari Santri Nasional di SLB Negeri Banjarsari Wetan pun menjadi lebih bermakna karena nilai-nilai yang disampaikan selama kegiatan hadir dalam pengalaman nyata yang dapat dirasakan dan dipraktikkan oleh seluruh warga sekolah.
Alhamdulillah, seluruh rangkaian peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di SLB Negeri Banjarsari Wetan dapat terlaksana dengan lancar, tertib, dan penuh kebahagiaan. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan generasi yang berakhlak mulia, berilmu, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Terima kasih kepada seluruh bapak/ibu guru, tenaga kependidikan, instruktur, dan peserta didik yang telah berpartisipasi serta memberikan kontribusi terbaiknya. Mari jadikan semangat Hari Santri sebagai inspirasi untuk terus belajar, berbuat baik, dan menebarkan manfaat di mana pun berada. Sebab, santri yang hebat bukan hanya mereka yang pandai melafalkan ikrar, melainkan mereka yang mampu membuktikan nilai-nilai ikrar melalui sikap, perilaku, dan karya nyata. Bersama kita tumbuhkan generasi yang religius, berkarakter, berdaya, dan siap menyongsong masa depan dengan penuh keyakinan.
Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang sarat dengan nilai religius, kebangsaan, kebersamaan, dan kepedulian. Seluruh warga sekolah mengenakan busana muslim berwarna putih yang semakin menambah suasana khidmat dan mencerminkan kesederhanaan serta ketulusan dalam memperingati hari bersejarah bagi umat Islam di Indonesia. Peringatan ini bukan sekadar […]
Mataraman Economy & Art Festival (MEAFEST) Tahun 2026 kembali digelar dengan mengusung tema “Jatim Unggul, Maju, Berkelanjutan”. Festival ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus menjadi ruang apresiasi bagi potensi seni, budaya, kreativitas, dan ekonomi masyarakat di wilayah Mataraman. Beragam kompetisi diselenggarakan untuk memberikan kesempatan kepada generasi […]
SLB Negeri Banjarsari Wetan menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Desain Grafis bagi Siswa-Siswi SLB se-Kabupaten Madiun yang dilaksanakan selama empat hari, mulai Selasa, 22 September sampai dengan Jumat, 25 September 2026, bertempat di Aula Pertemuan SLB Negeri Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari SLB se-Kabupaten Madiun dengan ketentuan setiap sekolah […]
Madiun, 9–10 September 2026 — Dua hari menjadi waktu yang penuh makna bagi keluarga besar SLB Negeri Banjarsari Wetan Kabupaten Madiun. Pada Rabu, 9 September hingga Kamis, 10 September 2026, sekolah melaksanakan Visitasi Akreditasi Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting bagi sekolah untuk menunjukkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam memberikan layanan […]
Pada Sabtu, 29 Agustus 2026, telah diselenggarakan kegiatan Festival Kebhinekaan SDN 01 Banjarsari Wetan yang menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat persatuan dalam keberagaman. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara SDN 01 Banjarsari Wetan, keluarga besar SLBN Banjarsari Wetan, serta KB dan TK Aisyiyah. Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta diajak untuk mengenal, menghargai, […]
Leave a Comment
Posted: 22 October 2026 by admin
PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL 2026 DI SLB NEGERI BANJARSARI WETAN: MENANAMKAN NILAI KEISLAMAN, MEMPERKUAT KEBERSAMAAN
Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang sarat dengan nilai religius, kebangsaan, kebersamaan, dan kepedulian. Seluruh warga sekolah mengenakan busana muslim berwarna putih yang semakin menambah suasana khidmat dan mencerminkan kesederhanaan serta ketulusan dalam memperingati hari bersejarah bagi umat Islam di Indonesia. Peringatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan santri, memperkuat karakter peserta didik, serta menumbuhkan semangat cinta agama, bangsa, dan sesama.
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang melibatkan petugas gabungan dari peserta didik jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB. Keikutsertaan peserta didik dari berbagai jenjang ini menjadi wujud nyata pembelajaran tentang tanggung jawab, kedisiplinan, keberanian, dan kerja sama. Bertindak sebagai pembina apel, Kepala SLB Negeri Banjarsari Wetan, Jefri Dwi Cahyono, S.Pd., menyampaikan amanat tentang pentingnya meneladani semangat perjuangan para ulama dan santri dalam membela bangsa. Beliau juga mengajak seluruh peserta didik untuk menggerakkan jihad intelektual melalui kesungguhan dalam belajar, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pembentukan akhlak mulia. Pesan tersebut menegaskan bahwa perjuangan pada masa kini tidak hanya dilakukan melalui pengorbanan fisik, tetapi juga melalui semangat menuntut ilmu, menjaga persatuan, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembiasaan berjabat tangan antara peserta didik dan bapak/ibu guru sebagai bentuk penghormatan, kesantunan, serta upaya mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan sekolah. Para peserta didik kemudian menuju halaman dalam untuk mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya. Sebelum acara dilanjutkan, bapak/ibu guru dan tenaga kependidikan terlebih dahulu mengabadikan kebersamaan melalui foto bersama di halaman sekolah. Momen sederhana ini menjadi simbol kekompakan dan komitmen seluruh warga sekolah dalam mendukung pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, spiritualitas, dan kepedulian sosial.
Acara berikutnya diisi dengan sambutan Kepala SLB Negeri Banjarsari Wetan yang menegaskan pentingnya menjadikan peringatan Hari Santri sebagai sarana untuk memperkuat keimanan, membangun kedisiplinan, dan membiasakan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Qurotula’yuun, S.Pd., selaku guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Dengan bahasa yang sederhana, komunikatif, dan mudah dipahami oleh peserta didik, beliau menguraikan makna Ikrar Santri Indonesia sebagai pedoman sikap dan perilaku, bukan sekadar rangkaian kalimat yang dibacakan saat peringatan Hari Santri. Ikrar tersebut merupakan komitmen moral untuk menjaga nilai-nilai keislaman, kecintaan terhadap tanah air, persatuan, serta akhlak mulia di tengah perkembangan zaman. Peserta didik diajak memahami bahwa menjadi pribadi yang baik dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti berkata jujur, menghormati guru dan orang tua, rajin beribadah, menyayangi teman, menaati aturan, serta membantu orang lain tanpa membeda-bedakan.
Suasana semakin semarak ketika peserta didik SLB Negeri Banjarsari Wetan menampilkan seni hadrah dengan membawakan lantunan lagu-lagu selawat. Dengan penuh semangat, mereka menunjukkan kemampuan, keberanian, dan kecintaan terhadap seni Islami. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa setiap peserta didik memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui kesempatan, latihan, dan pendampingan yang tepat. Tidak hanya peserta didik, bapak/ibu guru juga turut memeriahkan acara dengan menampilkan hadrah hasil latihan rutin setiap pekan bersama instruktur. Kolaborasi antara peserta didik dan guru ini menghadirkan suasana yang hangat sekaligus memperlihatkan bahwa belajar dan berkarya merupakan proses yang dapat dinikmati bersama. Melalui hadrah dan selawat, peringatan Hari Santri menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah saw., mempererat persaudaraan, dan menghidupkan nilai-nilai religius dalam kehidupan sekolah.
Kemeriahan berlanjut dengan kegiatan berselawat bersama, dilanjutkan dengan mengambil aneka jajanan atau snack yang telah digantung sebagai bagian dari kegiatan kebersamaan. Suasana penuh keceriaan terlihat ketika peserta didik dengan antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hal yang paling mengharukan adalah ketika peserta didik yang memiliki keterbatasan fisik mengalami kesulitan mengambil jajanan, teman-temannya dengan sigap membantu mengambilkan dan menyerahkannya. Tindakan sederhana ini mencerminkan nilai kepedulian, empati, dan persaudaraan yang sesungguhnya. Tidak ada sekat di antara mereka; yang tumbuh adalah kesadaran bahwa setiap orang memiliki kebutuhan dan kemampuan yang berbeda, tetapi semuanya berhak memperoleh perhatian, kesempatan, serta kebahagiaan yang sama. Momen ini menjadi pembelajaran nyata bahwa nilai-nilai luhur tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan sehari-hari.
Sebagai penutup, seluruh warga sekolah menikmati makan bersama dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, kemudian mengakhiri rangkaian kegiatan dengan doa bersama. Kebersamaan di sekitar hidangan sederhana tersebut menjadi gambaran indah tentang persatuan dan rasa syukur. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya memperoleh pengalaman religius, tetapi juga belajar berbagi, menghargai perbedaan, menumbuhkan kemandirian, dan mempererat persahabatan. Peringatan Hari Santri Nasional di SLB Negeri Banjarsari Wetan pun menjadi lebih bermakna karena nilai-nilai yang disampaikan selama kegiatan hadir dalam pengalaman nyata yang dapat dirasakan dan dipraktikkan oleh seluruh warga sekolah.
Alhamdulillah, seluruh rangkaian peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di SLB Negeri Banjarsari Wetan dapat terlaksana dengan lancar, tertib, dan penuh kebahagiaan. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan generasi yang berakhlak mulia, berilmu, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Terima kasih kepada seluruh bapak/ibu guru, tenaga kependidikan, instruktur, dan peserta didik yang telah berpartisipasi serta memberikan kontribusi terbaiknya. Mari jadikan semangat Hari Santri sebagai inspirasi untuk terus belajar, berbuat baik, dan menebarkan manfaat di mana pun berada. Sebab, santri yang hebat bukan hanya mereka yang pandai melafalkan ikrar, melainkan mereka yang mampu membuktikan nilai-nilai ikrar melalui sikap, perilaku, dan karya nyata. Bersama kita tumbuhkan generasi yang religius, berkarakter, berdaya, dan siap menyongsong masa depan dengan penuh keyakinan.
Category: ARTIKEL, BERITA, KEGIATAN Tags: @kemendikdasmen, bidang_pkplk, cabdindik_madiun, dindik.jatimprov.go.id, kemdikbud.go.id
BERITA TERBARU
KEGIATAN TERBARU
ARTIKEL
GALERY
LINK
ARTIKEL PELAJARAN
Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang sarat dengan nilai religius, kebangsaan, kebersamaan, dan kepedulian. Seluruh warga sekolah mengenakan busana muslim berwarna putih yang semakin menambah suasana khidmat dan mencerminkan kesederhanaan serta ketulusan dalam memperingati hari bersejarah bagi umat Islam di Indonesia. Peringatan ini bukan sekadar […]
Mataraman Economy & Art Festival (MEAFEST) Tahun 2026 kembali digelar dengan mengusung tema “Jatim Unggul, Maju, Berkelanjutan”. Festival ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus menjadi ruang apresiasi bagi potensi seni, budaya, kreativitas, dan ekonomi masyarakat di wilayah Mataraman. Beragam kompetisi diselenggarakan untuk memberikan kesempatan kepada generasi […]
SLB Negeri Banjarsari Wetan menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Desain Grafis bagi Siswa-Siswi SLB se-Kabupaten Madiun yang dilaksanakan selama empat hari, mulai Selasa, 22 September sampai dengan Jumat, 25 September 2026, bertempat di Aula Pertemuan SLB Negeri Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari SLB se-Kabupaten Madiun dengan ketentuan setiap sekolah […]
Madiun, 9–10 September 2026 — Dua hari menjadi waktu yang penuh makna bagi keluarga besar SLB Negeri Banjarsari Wetan Kabupaten Madiun. Pada Rabu, 9 September hingga Kamis, 10 September 2026, sekolah melaksanakan Visitasi Akreditasi Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting bagi sekolah untuk menunjukkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam memberikan layanan […]
Pada Sabtu, 29 Agustus 2026, telah diselenggarakan kegiatan Festival Kebhinekaan SDN 01 Banjarsari Wetan yang menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat persatuan dalam keberagaman. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara SDN 01 Banjarsari Wetan, keluarga besar SLBN Banjarsari Wetan, serta KB dan TK Aisyiyah. Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta diajak untuk mengenal, menghargai, […]