Upacara bendera perdana pasca pandemi di SLB Negeri Banjarsari Wetan Senin 08 November 2021 berjalan khidmat, walaupun belum semua peserta didik hadir untuk mengikuti upacara bendera dikarenakan pembelajaran tatap muka (PTM) yang masih terbatas.
Handik Indarwati, M.Pd selaku Kepala SLBN Banjarsari Wetan sebagai Pembina Upacara
Bertindak sebagai petugas upacara adalah peserta didik yang telah ditunjuk oleh guru pembina dengan dipandu oleh bapak ibu guru dan selaku pembina upacara adalah Handik Indarwati, M.Pd kepala SLBN Banjarsari Wetan, sedangkan peserta upacara bendera semua guru dan seluruh peserta didik dari jenjang sdlb, smplb dan smalb.
Dalam amanat upacaranya Handik Indarwati, M.Pd menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan perdana upacara bendera di SLBN Banjarsari Wetan, “alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan rutinitas yang hampir dua tahun tidak dilaksanakan, akibat pandemi covid 19 yang menjadi wabah diseluruh dunia.” Beliau berharap kita selalu menerapkan hidup sehat dan melaksanakan 5 M khususnya dilingkungan sekolah agar kita bisa memutus rantai penyebaran covid 19.
Tetap melaksanakan 5 M dalam kegiatan upacara bendera
Diakhir amanatnya, beliau juga berharap bahwa pembelajaran tatap muka (PTM) di SLBN Banjarsari Wetan yang telah dilaksanakan secara bertahap akan kembali lagi dilaksanakan secara full seperti dahulu sebelum adanya wabah covid 19.
Antusias warga sekitar dengan program Warek Pool dari Satlantas Polres Madiun
Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Madiun mengadakan kegiatan Jumat berkah di SLBN Banjarsari Wetan dengan program WAREK-POOL (Warung Sedekah Polisi Lalulintas) yang juga mengimbas pada warga sekitar dengan membagikan-bagikan masker, makan dan minuman gratis pada Jumat Sore 5/11/21.
Bapak/Ibu guru SLBN Banjarsari Wetan membantu mempersiapkan kegiatan “Warek Pool” di depan sekolah
Tentu saja kegiatan ini disambut gembira oleh guru-guru SLBN Banjarsari Wetan dan warga sekitar. Bapak dan ibu guru ikut membantu menyiapkan tempat serta menyiapkan makanan dan minuman yang akan dibagikan kepada warga sekitar. Apalagi untuk peserta didik SLBN Banjarsari Wetan, mereka sangat antusias sekali ketika ada bapak-bapak polisi yang memakai seragam akan mengadakan acara bagi-bagi makanan dan minuman gratis. Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Madiun memang sering mengadakan kegiatan bakti sosial di SLBN Banjarsari Wetan, maka dari itu mereka tidak takut lagi jika ada polisi yang datang ke sekolah kami.
Abdi (siswa tunadaksa) dan Dion (siswa tunanetra) sedang mengantri di depan angkringan
Kegiatan WAREK-POOL (Warung Sedekah Polisi Lalulintas) di SLBN Banjarsari Wetan dimulai setelah shalat jumat selesai. Jadi, warga bisa menikmati nasi bungkus ketika jam makan siang. Sebagian dari mereka ada yang dimakan di tempat karena disekitar angkringan disediakan meja dan kursi. Tetapi ada juga yang dibawa pulang karena cuaca yang mendung.
Warga sekitar di Desa Banjarsari Wetan juga mengikuti kegiatan jumat berkah oleh Satlantas Polres Madiun
Ternyata antusias warga sekitar sangat tinggi dengan adanya kegiatan jumat berkah yang diselenggarakan Satlantas Polres Madiun. Dimana, gerimis yang mengguyur Desa Banjarsari Wetan tidak mengurangi semangat warga yang datang untuk mendapatkan nasi bungkus dan minuman secara gratis. Mereka tetap mengantri dengan sabar sampai giliran tiba.
Menyempatkan berkumpul bersama peserta didik di SLBN Banjarsari Wetan
Kegiatan jumat berkah dilanjutkan dengan makan bersama antara peserta didik dan bapak-bapak kepolisian. Peserta didik sangat antusias dan bersemangat ketika menjawab pertanyaan dari bapak kepolisian. Diakhir acara, perwakilan dari bapak kepolisian mengucapkan bangga dan bersyukur karena kegiatan WAREK-POOL (Warung Sedekah Polisi Lalulintas) dapat berjalan dengan lancar. Melihat antusiasme keluarga besar SLBN Banjarsari Wetan dan warga sekitar yang tinggi. Tak lupa semangat dan doa untuk peserta didik SLBN Banjarsari Wetan dari bapak kepolisian agar tetap semangat belajar untuk masa depan mereka.
Pendidikan keterampilan vokasional bagi anak berkebutuhan khusus dapat dimaknai sebagai
pemberian bekal keterampilan (skill) yang diberikan di kelas, ditempat khusus atau di sekolah-sekolah oleh guru sebagai pendidik atau praktisi yang dihadirkan untuk membimbing atau melatih mereka sesuai dengan hambatan yang dialaminya. Proses membelajarkan keterampilan kepada anak berkebutuhan khusus di sekolah yang dilakukan oleh guru sering kita sebut pelatihan/pembimbingan dalam kegiatan belajar mengajar.
Seorang guru atau pengajar dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menghidupkan suasana pembelajaran di dalam kelas. Biasanya, peserta didik hanya diajarkan hafalan teori-teori, konsep-konsep, fakta, rumus-rumus saja dengan metode ceramah sehingga membuat peserta didik tidak mendapatkan apa-apa. Memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dengan mengkaitkan apa yang dipelajari dengan konteks yang nyata akan lebih bermakna bagi peserta didik. Usaha peningkatan kemampuan guru atau pengajar khususnya keterampilan vokasional sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja guru bagi anak berkebutuhan khusus.
Pelatihan Membatik
Hasil karya selama pelatihan batik
Dengan belajar membatik, siswa dapat mengetahui nilai-nilai budaya yang diwariskan kepada mereka sebagai generasi bangsa. Kita juga jadi lebih mengenal budaya Indonesia. Dengan kegiatan membatik, diharapkan dapat memupuk rasa cinta tanah air.
Proses mencanting
Dengan mengikuti kegiatan membatik, diharapkan siswa menjadi lebih kreatif sehingga akan meningkatkan kualitas dan taraf hidup kedepannya. Apalagi ketika karya yang kreatif dapat memberikan manfaat sosial, ada kepuasan batin yang tidak dapat terjelaskan. Selain itu, kita juga bisa menciptakan peluang sendiri dan mampu menyelesaikan masalah dengan cara yang unik. Seorang wirausahawan yang sukses tentu memerlukan kreativitas yang tinggi.
Proses pewarnaan pada kain batik
Membatik dapat membentuk karakter siswa menjadi lebih bertanggung jawab, disiplin, dan teliti. Proses pembuatan batik yang cukup panjang akan melatih ketekunan dan kesabaran mereka, ini dapat meredam emosi anak yang hiperaktif. Motorik si kecil juga akan terlatih dalam aktifitas memegang alat canting dan mewarnai.
fokus terhadap gambar pola yang sedang dikerjakannya
Selain itu, rasa percaya diri mereka akan bertambah dengan yakin dan fokus terhadap gambar pola yang sedang dikerjakannya. Biasanya anak-anak tidak akan takut salah untuk mewarnai batik, mereka tidak terlalu khawatir keluar garis atau semacamnya. Hasil batik mereka pasti memiliki keunikan tersendiri.
Proses merebus kain dengan air panas
Dengan menanamkan kebiasaan untuk menghargai sebuah proses, peserta didik tidak akan berorientasi pada hasil. Mereka akan memiliki semangat untuk bekerja keras. Selain itu, mereka juga akan terlatih untuk menghargai orang lain dan mengapresiasinya.
Pelatihan Tata Boga
Foto bersama mentor tata boga
Tata Boga adalah bidang studi keahlian seni, kerajinan dan pariwisata. Kompetensi Keahlian Jasa Boga memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik di bidang pengolahan, penyajian dan pelayanan makanan dan minuman.
Kompetensi keahlian jasa boga menyiapkan peserta didik untuk bekerja pada bidang pekerjaan yang dikelola oleh badan atau instansi pariwisata, hotel, restoran, catering serta rumah sakit, serta menyiapkan peserta didik untuk menjadi entrepreneur di bidang usaha penyediaan makanan dan minuman.
Praktek membuat kue sobek
Keterampilan tata boga merupakan salah satu keterampilan yang umum di ajarkan di SLB atau sekolah luar biasa. Keterampilan ini bersifat peminatan yang biasanya dipilih oleh siswa putri.
Mengolah bahan-bahan yang telah disiapkan
Adapun untuk materi keterampilan tata boga untuk siswa SLB dari yang paling sederhana seperti membuat minuman untuk tamu, memasak nasi, menggoreng telur, hingga membuat berbagai produk seperti sari jahe, kripik pisang, kripik kentang, maupun produk lainnya disesuaikan dengan kemampuan dan potensi peserta didik.
Mengolah makanan sesuai dengan prosedur yang diajarkan oleh mentor
Pelatihan TIK
Foto peserta pelatihan TIK dengan Mentor disela-sela kegiatan pelatihan
Teknologi Informasi dan Komunikasi atau yang juga disebut TIK adalah pembelajaran di sekolah yang sudah sangat umum. Di pelajaran ini kita dapat belajar tentang perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi, perangkat-perangkat komputer, software dan hardware, dan masih banyak lagi.
Belajar membuat desain brosure
Pembelajaran TIK sangatlah penting, maka dari itu pelajaran TIK sudah diajarkan sejak usia dini. Selain itu, TIK juga memiliki banyak manfaat. TIK memudahkan peserta didik untuk mempelajari dan mengenal perangkat computer lebih dalam. TIK juga memberi tahu peserta didik untuk menggunakan internet dengan baik dan benar dan dengan tujuan positif. Dengan adanya pelajaran TIK, peserta didik dapat dengan mudah menggunakan computer untuk mengerjakan tugas presentasi dan lain lain. Mengembangkan kemampuan kita dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan dan aktivitas sehari hari.
Mempelajari cara mengedit video
Internet mendorong siswa untuk menggali informasi dan contoh praktis. Internet mempromosikan suatu alternatif jenis belajar dengan melakukan di manapara siswa diminta untuk melakukan proyek yang berhubungan dengan situasi hidup nyata. Teknologi menyampaikan informasi dengan penekanan pada penciptaan dan explorasi aktif terhadap pengetahuan dibandingkan transfer informasi searah, yang memungkinkan siswa tersebut untuk menggunakan secara penuh kemampuan kognitif mereka sendiri. Pelajaran TIK menjadi bekal siswa dalam menempuh masa depan dengan arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin canggih.
Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang sarat dengan nilai religius, kebangsaan, kebersamaan, dan kepedulian. Seluruh warga sekolah mengenakan busana muslim berwarna putih yang semakin menambah suasana khidmat dan mencerminkan kesederhanaan serta ketulusan dalam memperingati hari bersejarah bagi umat Islam di Indonesia. Peringatan ini bukan sekadar […]
Mataraman Economy & Art Festival (MEAFEST) Tahun 2026 kembali digelar dengan mengusung tema “Jatim Unggul, Maju, Berkelanjutan”. Festival ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus menjadi ruang apresiasi bagi potensi seni, budaya, kreativitas, dan ekonomi masyarakat di wilayah Mataraman. Beragam kompetisi diselenggarakan untuk memberikan kesempatan kepada generasi […]
SLB Negeri Banjarsari Wetan menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Desain Grafis bagi Siswa-Siswi SLB se-Kabupaten Madiun yang dilaksanakan selama empat hari, mulai Selasa, 22 September sampai dengan Jumat, 25 September 2026, bertempat di Aula Pertemuan SLB Negeri Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari SLB se-Kabupaten Madiun dengan ketentuan setiap sekolah […]
Madiun, 9–10 September 2026 — Dua hari menjadi waktu yang penuh makna bagi keluarga besar SLB Negeri Banjarsari Wetan Kabupaten Madiun. Pada Rabu, 9 September hingga Kamis, 10 September 2026, sekolah melaksanakan Visitasi Akreditasi Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting bagi sekolah untuk menunjukkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam memberikan layanan […]
Pada Sabtu, 29 Agustus 2026, telah diselenggarakan kegiatan Festival Kebhinekaan SDN 01 Banjarsari Wetan yang menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat persatuan dalam keberagaman. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara SDN 01 Banjarsari Wetan, keluarga besar SLBN Banjarsari Wetan, serta KB dan TK Aisyiyah. Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta diajak untuk mengenal, menghargai, […]
Last Updated: 13 June 2022 by admin Leave a Comment
UPACARA BENDERA PERDANA PASCA PANDEMI
Upacara bendera perdana pasca pandemi di SLB Negeri Banjarsari Wetan Senin 08 November 2021 berjalan khidmat, walaupun belum semua peserta didik hadir untuk mengikuti upacara bendera dikarenakan pembelajaran tatap muka (PTM) yang masih terbatas.
Bertindak sebagai petugas upacara adalah peserta didik yang telah ditunjuk oleh guru pembina dengan dipandu oleh bapak ibu guru dan selaku pembina upacara adalah Handik Indarwati, M.Pd kepala SLBN Banjarsari Wetan, sedangkan peserta upacara bendera semua guru dan seluruh peserta didik dari jenjang sdlb, smplb dan smalb.
Dalam amanat upacaranya Handik Indarwati, M.Pd menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan perdana upacara bendera di SLBN Banjarsari Wetan, “alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan rutinitas yang hampir dua tahun tidak dilaksanakan, akibat pandemi covid 19 yang menjadi wabah diseluruh dunia.” Beliau berharap kita selalu menerapkan hidup sehat dan melaksanakan 5 M khususnya dilingkungan sekolah agar kita bisa memutus rantai penyebaran covid 19.
Diakhir amanatnya, beliau juga berharap bahwa pembelajaran tatap muka (PTM) di SLBN Banjarsari Wetan yang telah dilaksanakan secara bertahap akan kembali lagi dilaksanakan secara full seperti dahulu sebelum adanya wabah covid 19.
Last Updated: 13 June 2022 by admin Leave a Comment
KEGIATAN SATLANTAS POLRES MADIUN di JUMAT BERKAH
Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Madiun mengadakan kegiatan Jumat berkah di SLBN Banjarsari Wetan dengan program WAREK-POOL (Warung Sedekah Polisi Lalulintas) yang juga mengimbas pada warga sekitar dengan membagikan-bagikan masker, makan dan minuman gratis pada Jumat Sore 5/11/21.
Tentu saja kegiatan ini disambut gembira oleh guru-guru SLBN Banjarsari Wetan dan warga sekitar. Bapak dan ibu guru ikut membantu menyiapkan tempat serta menyiapkan makanan dan minuman yang akan dibagikan kepada warga sekitar. Apalagi untuk peserta didik SLBN Banjarsari Wetan, mereka sangat antusias sekali ketika ada bapak-bapak polisi yang memakai seragam akan mengadakan acara bagi-bagi makanan dan minuman gratis. Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Madiun memang sering mengadakan kegiatan bakti sosial di SLBN Banjarsari Wetan, maka dari itu mereka tidak takut lagi jika ada polisi yang datang ke sekolah kami.
Kegiatan WAREK-POOL (Warung Sedekah Polisi Lalulintas) di SLBN Banjarsari Wetan dimulai setelah shalat jumat selesai. Jadi, warga bisa menikmati nasi bungkus ketika jam makan siang. Sebagian dari mereka ada yang dimakan di tempat karena disekitar angkringan disediakan meja dan kursi. Tetapi ada juga yang dibawa pulang karena cuaca yang mendung.
Ternyata antusias warga sekitar sangat tinggi dengan adanya kegiatan jumat berkah yang diselenggarakan Satlantas Polres Madiun. Dimana, gerimis yang mengguyur Desa Banjarsari Wetan tidak mengurangi semangat warga yang datang untuk mendapatkan nasi bungkus dan minuman secara gratis. Mereka tetap mengantri dengan sabar sampai giliran tiba.
Kegiatan jumat berkah dilanjutkan dengan makan bersama antara peserta didik dan bapak-bapak kepolisian. Peserta didik sangat antusias dan bersemangat ketika menjawab pertanyaan dari bapak kepolisian. Diakhir acara, perwakilan dari bapak kepolisian mengucapkan bangga dan bersyukur karena kegiatan WAREK-POOL (Warung Sedekah Polisi Lalulintas) dapat berjalan dengan lancar. Melihat antusiasme keluarga besar SLBN Banjarsari Wetan dan warga sekitar yang tinggi. Tak lupa semangat dan doa untuk peserta didik SLBN Banjarsari Wetan dari bapak kepolisian agar tetap semangat belajar untuk masa depan mereka.
Last Updated: 13 June 2022 by admin Leave a Comment
PELAKSANAAN BANPER UNTUK PEMBELAJARAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Pendidikan keterampilan vokasional bagi anak berkebutuhan khusus dapat dimaknai sebagai
pemberian bekal keterampilan (skill) yang diberikan di kelas, ditempat khusus atau di sekolah-sekolah oleh guru sebagai pendidik atau praktisi yang dihadirkan untuk membimbing atau melatih mereka sesuai dengan hambatan yang dialaminya. Proses membelajarkan keterampilan kepada anak berkebutuhan khusus di sekolah yang dilakukan oleh guru sering kita sebut pelatihan/pembimbingan dalam kegiatan belajar mengajar.
Seorang guru atau pengajar dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menghidupkan suasana pembelajaran di dalam kelas. Biasanya, peserta didik hanya diajarkan hafalan teori-teori, konsep-konsep, fakta, rumus-rumus saja dengan metode ceramah sehingga membuat peserta didik tidak mendapatkan apa-apa. Memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dengan mengkaitkan apa yang dipelajari dengan konteks yang nyata akan lebih bermakna bagi peserta didik. Usaha peningkatan kemampuan guru atau pengajar khususnya keterampilan vokasional sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja guru bagi anak berkebutuhan khusus.
Dengan belajar membatik, siswa dapat mengetahui nilai-nilai budaya yang diwariskan kepada mereka sebagai generasi bangsa. Kita juga jadi lebih mengenal budaya Indonesia. Dengan kegiatan membatik, diharapkan dapat memupuk rasa cinta tanah air.
Dengan mengikuti kegiatan membatik, diharapkan siswa menjadi lebih kreatif sehingga akan meningkatkan kualitas dan taraf hidup kedepannya. Apalagi ketika karya yang kreatif dapat memberikan manfaat sosial, ada kepuasan batin yang tidak dapat terjelaskan. Selain itu, kita juga bisa menciptakan peluang sendiri dan mampu menyelesaikan masalah dengan cara yang unik. Seorang wirausahawan yang sukses tentu memerlukan kreativitas yang tinggi.
Membatik dapat membentuk karakter siswa menjadi lebih bertanggung jawab, disiplin, dan teliti. Proses pembuatan batik yang cukup panjang akan melatih ketekunan dan kesabaran mereka, ini dapat meredam emosi anak yang hiperaktif. Motorik si kecil juga akan terlatih dalam aktifitas memegang alat canting dan mewarnai.
Selain itu, rasa percaya diri mereka akan bertambah dengan yakin dan fokus terhadap gambar pola yang sedang dikerjakannya. Biasanya anak-anak tidak akan takut salah untuk mewarnai batik, mereka tidak terlalu khawatir keluar garis atau semacamnya. Hasil batik mereka pasti memiliki keunikan tersendiri.
Dengan menanamkan kebiasaan untuk menghargai sebuah proses, peserta didik tidak akan berorientasi pada hasil. Mereka akan memiliki semangat untuk bekerja keras. Selain itu, mereka juga akan terlatih untuk menghargai orang lain dan mengapresiasinya.
Tata Boga adalah bidang studi keahlian seni, kerajinan dan pariwisata. Kompetensi Keahlian Jasa Boga memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik di bidang pengolahan, penyajian dan pelayanan makanan dan minuman.
Kompetensi keahlian jasa boga menyiapkan peserta didik untuk bekerja pada bidang pekerjaan yang dikelola oleh badan atau instansi pariwisata, hotel, restoran, catering serta rumah sakit, serta menyiapkan peserta didik untuk menjadi entrepreneur di bidang usaha penyediaan makanan dan minuman.
Keterampilan tata boga merupakan salah satu keterampilan yang umum di ajarkan di SLB atau sekolah luar biasa. Keterampilan ini bersifat peminatan yang biasanya dipilih oleh siswa putri.
Adapun untuk materi keterampilan tata boga untuk siswa SLB dari yang paling sederhana seperti membuat minuman untuk tamu, memasak nasi, menggoreng telur, hingga membuat berbagai produk seperti sari jahe, kripik pisang, kripik kentang, maupun produk lainnya disesuaikan dengan kemampuan dan potensi peserta didik.
Teknologi Informasi dan Komunikasi atau yang juga disebut TIK adalah pembelajaran di sekolah yang sudah sangat umum. Di pelajaran ini kita dapat belajar tentang perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi, perangkat-perangkat komputer, software dan hardware, dan masih banyak lagi.
Pembelajaran TIK sangatlah penting, maka dari itu pelajaran TIK sudah diajarkan sejak usia dini. Selain itu, TIK juga memiliki banyak manfaat. TIK memudahkan peserta didik untuk mempelajari dan mengenal perangkat computer lebih dalam. TIK juga memberi tahu peserta didik untuk menggunakan internet dengan baik dan benar dan dengan tujuan positif. Dengan adanya pelajaran TIK, peserta didik dapat dengan mudah menggunakan computer untuk mengerjakan tugas presentasi dan lain lain. Mengembangkan kemampuan kita dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan dan aktivitas sehari hari.
Internet mendorong siswa untuk menggali informasi dan contoh praktis. Internet mempromosikan suatu alternatif jenis belajar dengan melakukan di manapara siswa diminta untuk melakukan proyek yang berhubungan dengan situasi hidup nyata. Teknologi menyampaikan informasi dengan penekanan pada penciptaan dan explorasi aktif terhadap pengetahuan dibandingkan transfer informasi searah, yang memungkinkan siswa tersebut untuk menggunakan secara penuh kemampuan kognitif mereka sendiri. Pelajaran TIK menjadi bekal siswa dalam menempuh masa depan dengan arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin canggih.
BERITA TERBARU
KEGIATAN TERBARU
ARTIKEL
GALERY
LINK
ARTIKEL PELAJARAN
Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang sarat dengan nilai religius, kebangsaan, kebersamaan, dan kepedulian. Seluruh warga sekolah mengenakan busana muslim berwarna putih yang semakin menambah suasana khidmat dan mencerminkan kesederhanaan serta ketulusan dalam memperingati hari bersejarah bagi umat Islam di Indonesia. Peringatan ini bukan sekadar […]
Mataraman Economy & Art Festival (MEAFEST) Tahun 2026 kembali digelar dengan mengusung tema “Jatim Unggul, Maju, Berkelanjutan”. Festival ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus menjadi ruang apresiasi bagi potensi seni, budaya, kreativitas, dan ekonomi masyarakat di wilayah Mataraman. Beragam kompetisi diselenggarakan untuk memberikan kesempatan kepada generasi […]
SLB Negeri Banjarsari Wetan menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Desain Grafis bagi Siswa-Siswi SLB se-Kabupaten Madiun yang dilaksanakan selama empat hari, mulai Selasa, 22 September sampai dengan Jumat, 25 September 2026, bertempat di Aula Pertemuan SLB Negeri Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari SLB se-Kabupaten Madiun dengan ketentuan setiap sekolah […]
Madiun, 9–10 September 2026 — Dua hari menjadi waktu yang penuh makna bagi keluarga besar SLB Negeri Banjarsari Wetan Kabupaten Madiun. Pada Rabu, 9 September hingga Kamis, 10 September 2026, sekolah melaksanakan Visitasi Akreditasi Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting bagi sekolah untuk menunjukkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam memberikan layanan […]
Pada Sabtu, 29 Agustus 2026, telah diselenggarakan kegiatan Festival Kebhinekaan SDN 01 Banjarsari Wetan yang menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat persatuan dalam keberagaman. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara SDN 01 Banjarsari Wetan, keluarga besar SLBN Banjarsari Wetan, serta KB dan TK Aisyiyah. Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta diajak untuk mengenal, menghargai, […]