PELAKSANAAN BANPER UNTUK PEMBELAJARAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Pendidikan keterampilan vokasional bagi anak berkebutuhan khusus dapat dimaknai sebagai
pemberian bekal keterampilan (skill) yang diberikan di kelas, ditempat khusus atau di sekolah-sekolah oleh guru sebagai pendidik atau praktisi yang dihadirkan untuk membimbing atau melatih mereka sesuai dengan hambatan yang dialaminya. Proses membelajarkan keterampilan kepada anak berkebutuhan khusus di sekolah yang dilakukan oleh guru sering kita sebut pelatihan/pembimbingan dalam kegiatan belajar mengajar.
Seorang guru atau pengajar dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menghidupkan suasana pembelajaran di dalam kelas. Biasanya, peserta didik hanya diajarkan hafalan teori-teori, konsep-konsep, fakta, rumus-rumus saja dengan metode ceramah sehingga membuat peserta didik tidak mendapatkan apa-apa. Memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dengan mengkaitkan apa yang dipelajari dengan konteks yang nyata akan lebih bermakna bagi peserta didik. Usaha peningkatan kemampuan guru atau pengajar khususnya keterampilan vokasional sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja guru bagi anak berkebutuhan khusus.
Pelatihan Membatik
Hasil karya selama pelatihan batik
Dengan belajar membatik, siswa dapat mengetahui nilai-nilai budaya yang diwariskan kepada mereka sebagai generasi bangsa. Kita juga jadi lebih mengenal budaya Indonesia. Dengan kegiatan membatik, diharapkan dapat memupuk rasa cinta tanah air.
Proses mencanting
Dengan mengikuti kegiatan membatik, diharapkan siswa menjadi lebih kreatif sehingga akan meningkatkan kualitas dan taraf hidup kedepannya. Apalagi ketika karya yang kreatif dapat memberikan manfaat sosial, ada kepuasan batin yang tidak dapat terjelaskan. Selain itu, kita juga bisa menciptakan peluang sendiri dan mampu menyelesaikan masalah dengan cara yang unik. Seorang wirausahawan yang sukses tentu memerlukan kreativitas yang tinggi.
Proses pewarnaan pada kain batik
Membatik dapat membentuk karakter siswa menjadi lebih bertanggung jawab, disiplin, dan teliti. Proses pembuatan batik yang cukup panjang akan melatih ketekunan dan kesabaran mereka, ini dapat meredam emosi anak yang hiperaktif. Motorik si kecil juga akan terlatih dalam aktifitas memegang alat canting dan mewarnai.
fokus terhadap gambar pola yang sedang dikerjakannya
Selain itu, rasa percaya diri mereka akan bertambah dengan yakin dan fokus terhadap gambar pola yang sedang dikerjakannya. Biasanya anak-anak tidak akan takut salah untuk mewarnai batik, mereka tidak terlalu khawatir keluar garis atau semacamnya. Hasil batik mereka pasti memiliki keunikan tersendiri.
Proses merebus kain dengan air panas
Dengan menanamkan kebiasaan untuk menghargai sebuah proses, peserta didik tidak akan berorientasi pada hasil. Mereka akan memiliki semangat untuk bekerja keras. Selain itu, mereka juga akan terlatih untuk menghargai orang lain dan mengapresiasinya.
Pelatihan Tata Boga
Foto bersama mentor tata boga
Tata Boga adalah bidang studi keahlian seni, kerajinan dan pariwisata. Kompetensi Keahlian Jasa Boga memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik di bidang pengolahan, penyajian dan pelayanan makanan dan minuman.
Kompetensi keahlian jasa boga menyiapkan peserta didik untuk bekerja pada bidang pekerjaan yang dikelola oleh badan atau instansi pariwisata, hotel, restoran, catering serta rumah sakit, serta menyiapkan peserta didik untuk menjadi entrepreneur di bidang usaha penyediaan makanan dan minuman.
Praktek membuat kue sobek
Keterampilan tata boga merupakan salah satu keterampilan yang umum di ajarkan di SLB atau sekolah luar biasa. Keterampilan ini bersifat peminatan yang biasanya dipilih oleh siswa putri.
Mengolah bahan-bahan yang telah disiapkan
Adapun untuk materi keterampilan tata boga untuk siswa SLB dari yang paling sederhana seperti membuat minuman untuk tamu, memasak nasi, menggoreng telur, hingga membuat berbagai produk seperti sari jahe, kripik pisang, kripik kentang, maupun produk lainnya disesuaikan dengan kemampuan dan potensi peserta didik.
Mengolah makanan sesuai dengan prosedur yang diajarkan oleh mentor
Pelatihan TIK
Foto peserta pelatihan TIK dengan Mentor disela-sela kegiatan pelatihan
Teknologi Informasi dan Komunikasi atau yang juga disebut TIK adalah pembelajaran di sekolah yang sudah sangat umum. Di pelajaran ini kita dapat belajar tentang perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi, perangkat-perangkat komputer, software dan hardware, dan masih banyak lagi.
Belajar membuat desain brosure
Pembelajaran TIK sangatlah penting, maka dari itu pelajaran TIK sudah diajarkan sejak usia dini. Selain itu, TIK juga memiliki banyak manfaat. TIK memudahkan peserta didik untuk mempelajari dan mengenal perangkat computer lebih dalam. TIK juga memberi tahu peserta didik untuk menggunakan internet dengan baik dan benar dan dengan tujuan positif. Dengan adanya pelajaran TIK, peserta didik dapat dengan mudah menggunakan computer untuk mengerjakan tugas presentasi dan lain lain. Mengembangkan kemampuan kita dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan dan aktivitas sehari hari.
Mempelajari cara mengedit video
Internet mendorong siswa untuk menggali informasi dan contoh praktis. Internet mempromosikan suatu alternatif jenis belajar dengan melakukan di manapara siswa diminta untuk melakukan proyek yang berhubungan dengan situasi hidup nyata. Teknologi menyampaikan informasi dengan penekanan pada penciptaan dan explorasi aktif terhadap pengetahuan dibandingkan transfer informasi searah, yang memungkinkan siswa tersebut untuk menggunakan secara penuh kemampuan kognitif mereka sendiri. Pelajaran TIK menjadi bekal siswa dalam menempuh masa depan dengan arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin canggih.
SLB Negeri Banjarsari Wetan menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Desain Grafis bagi Siswa-Siswi SLB se-Kabupaten Madiun yang dilaksanakan selama empat hari, mulai Selasa, 22 September sampai dengan Jumat, 25 September 2026, bertempat di Aula Pertemuan SLB Negeri Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari SLB se-Kabupaten Madiun dengan ketentuan setiap sekolah […]
Madiun, 9–10 September 2026 — Dua hari menjadi waktu yang penuh makna bagi keluarga besar SLB Negeri Banjarsari Wetan Kabupaten Madiun. Pada Rabu, 9 September hingga Kamis, 10 September 2026, sekolah melaksanakan Visitasi Akreditasi Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting bagi sekolah untuk menunjukkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam memberikan layanan […]
Pada Sabtu, 29 Agustus 2026, telah diselenggarakan kegiatan Festival Kebhinekaan SDN 01 Banjarsari Wetan yang menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat persatuan dalam keberagaman. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara SDN 01 Banjarsari Wetan, keluarga besar SLBN Banjarsari Wetan, serta KB dan TK Aisyiyah. Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta diajak untuk mengenal, menghargai, […]
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-32 SLB Negeri Banjarsari Wetan sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang berlangsung meriah, penuh kebersamaan, dan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Peringatan tahun ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang sekolah dalam memberikan layanan pendidikan bagi peserta […]
Dalam rangka memperingati Hari Pramuka dan memeriahkan rangkaian kegiatan bulan kemerdekaan, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Pramuka yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu Kamis, 13 Agustus sampai dengan Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana bagi peserta didik untuk belajar hidup mandiri, bekerja sama, bertanggung jawab, serta membangun keberanian melalui […]
Leave a Comment
Last Updated: 13 June 2022 by admin
PELAKSANAAN BANPER UNTUK PEMBELAJARAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Pendidikan keterampilan vokasional bagi anak berkebutuhan khusus dapat dimaknai sebagai
pemberian bekal keterampilan (skill) yang diberikan di kelas, ditempat khusus atau di sekolah-sekolah oleh guru sebagai pendidik atau praktisi yang dihadirkan untuk membimbing atau melatih mereka sesuai dengan hambatan yang dialaminya. Proses membelajarkan keterampilan kepada anak berkebutuhan khusus di sekolah yang dilakukan oleh guru sering kita sebut pelatihan/pembimbingan dalam kegiatan belajar mengajar.
Seorang guru atau pengajar dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menghidupkan suasana pembelajaran di dalam kelas. Biasanya, peserta didik hanya diajarkan hafalan teori-teori, konsep-konsep, fakta, rumus-rumus saja dengan metode ceramah sehingga membuat peserta didik tidak mendapatkan apa-apa. Memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dengan mengkaitkan apa yang dipelajari dengan konteks yang nyata akan lebih bermakna bagi peserta didik. Usaha peningkatan kemampuan guru atau pengajar khususnya keterampilan vokasional sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja guru bagi anak berkebutuhan khusus.
Dengan belajar membatik, siswa dapat mengetahui nilai-nilai budaya yang diwariskan kepada mereka sebagai generasi bangsa. Kita juga jadi lebih mengenal budaya Indonesia. Dengan kegiatan membatik, diharapkan dapat memupuk rasa cinta tanah air.
Dengan mengikuti kegiatan membatik, diharapkan siswa menjadi lebih kreatif sehingga akan meningkatkan kualitas dan taraf hidup kedepannya. Apalagi ketika karya yang kreatif dapat memberikan manfaat sosial, ada kepuasan batin yang tidak dapat terjelaskan. Selain itu, kita juga bisa menciptakan peluang sendiri dan mampu menyelesaikan masalah dengan cara yang unik. Seorang wirausahawan yang sukses tentu memerlukan kreativitas yang tinggi.
Membatik dapat membentuk karakter siswa menjadi lebih bertanggung jawab, disiplin, dan teliti. Proses pembuatan batik yang cukup panjang akan melatih ketekunan dan kesabaran mereka, ini dapat meredam emosi anak yang hiperaktif. Motorik si kecil juga akan terlatih dalam aktifitas memegang alat canting dan mewarnai.
Selain itu, rasa percaya diri mereka akan bertambah dengan yakin dan fokus terhadap gambar pola yang sedang dikerjakannya. Biasanya anak-anak tidak akan takut salah untuk mewarnai batik, mereka tidak terlalu khawatir keluar garis atau semacamnya. Hasil batik mereka pasti memiliki keunikan tersendiri.
Dengan menanamkan kebiasaan untuk menghargai sebuah proses, peserta didik tidak akan berorientasi pada hasil. Mereka akan memiliki semangat untuk bekerja keras. Selain itu, mereka juga akan terlatih untuk menghargai orang lain dan mengapresiasinya.
Tata Boga adalah bidang studi keahlian seni, kerajinan dan pariwisata. Kompetensi Keahlian Jasa Boga memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik di bidang pengolahan, penyajian dan pelayanan makanan dan minuman.
Kompetensi keahlian jasa boga menyiapkan peserta didik untuk bekerja pada bidang pekerjaan yang dikelola oleh badan atau instansi pariwisata, hotel, restoran, catering serta rumah sakit, serta menyiapkan peserta didik untuk menjadi entrepreneur di bidang usaha penyediaan makanan dan minuman.
Keterampilan tata boga merupakan salah satu keterampilan yang umum di ajarkan di SLB atau sekolah luar biasa. Keterampilan ini bersifat peminatan yang biasanya dipilih oleh siswa putri.
Adapun untuk materi keterampilan tata boga untuk siswa SLB dari yang paling sederhana seperti membuat minuman untuk tamu, memasak nasi, menggoreng telur, hingga membuat berbagai produk seperti sari jahe, kripik pisang, kripik kentang, maupun produk lainnya disesuaikan dengan kemampuan dan potensi peserta didik.
Teknologi Informasi dan Komunikasi atau yang juga disebut TIK adalah pembelajaran di sekolah yang sudah sangat umum. Di pelajaran ini kita dapat belajar tentang perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi, perangkat-perangkat komputer, software dan hardware, dan masih banyak lagi.
Pembelajaran TIK sangatlah penting, maka dari itu pelajaran TIK sudah diajarkan sejak usia dini. Selain itu, TIK juga memiliki banyak manfaat. TIK memudahkan peserta didik untuk mempelajari dan mengenal perangkat computer lebih dalam. TIK juga memberi tahu peserta didik untuk menggunakan internet dengan baik dan benar dan dengan tujuan positif. Dengan adanya pelajaran TIK, peserta didik dapat dengan mudah menggunakan computer untuk mengerjakan tugas presentasi dan lain lain. Mengembangkan kemampuan kita dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan dan aktivitas sehari hari.
Internet mendorong siswa untuk menggali informasi dan contoh praktis. Internet mempromosikan suatu alternatif jenis belajar dengan melakukan di manapara siswa diminta untuk melakukan proyek yang berhubungan dengan situasi hidup nyata. Teknologi menyampaikan informasi dengan penekanan pada penciptaan dan explorasi aktif terhadap pengetahuan dibandingkan transfer informasi searah, yang memungkinkan siswa tersebut untuk menggunakan secara penuh kemampuan kognitif mereka sendiri. Pelajaran TIK menjadi bekal siswa dalam menempuh masa depan dengan arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin canggih.
Category: ARTIKEL, BERITA, KEGIATAN Tags: dindik.jatimprov.go.id
BERITA TERBARU
KEGIATAN TERBARU
ARTIKEL
GALERY
LINK
ARTIKEL PELAJARAN
SLB Negeri Banjarsari Wetan menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Desain Grafis bagi Siswa-Siswi SLB se-Kabupaten Madiun yang dilaksanakan selama empat hari, mulai Selasa, 22 September sampai dengan Jumat, 25 September 2026, bertempat di Aula Pertemuan SLB Negeri Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari SLB se-Kabupaten Madiun dengan ketentuan setiap sekolah […]
Madiun, 9–10 September 2026 — Dua hari menjadi waktu yang penuh makna bagi keluarga besar SLB Negeri Banjarsari Wetan Kabupaten Madiun. Pada Rabu, 9 September hingga Kamis, 10 September 2026, sekolah melaksanakan Visitasi Akreditasi Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting bagi sekolah untuk menunjukkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam memberikan layanan […]
Pada Sabtu, 29 Agustus 2026, telah diselenggarakan kegiatan Festival Kebhinekaan SDN 01 Banjarsari Wetan yang menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat persatuan dalam keberagaman. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara SDN 01 Banjarsari Wetan, keluarga besar SLBN Banjarsari Wetan, serta KB dan TK Aisyiyah. Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta diajak untuk mengenal, menghargai, […]
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-32 SLB Negeri Banjarsari Wetan sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang berlangsung meriah, penuh kebersamaan, dan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Peringatan tahun ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang sekolah dalam memberikan layanan pendidikan bagi peserta […]
Dalam rangka memperingati Hari Pramuka dan memeriahkan rangkaian kegiatan bulan kemerdekaan, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Pramuka yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu Kamis, 13 Agustus sampai dengan Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana bagi peserta didik untuk belajar hidup mandiri, bekerja sama, bertanggung jawab, serta membangun keberanian melalui […]