SLB Negeri Banjarsari Wetan menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Desain Grafis bagi Siswa-Siswi SLB se-Kabupaten Madiun yang dilaksanakan selama empat hari, mulai Selasa, 22 September sampai dengan Jumat, 25 September 2026, bertempat di Aula Pertemuan SLB Negeri Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari SLB se-Kabupaten Madiun dengan ketentuan setiap sekolah mengirimkan satu orang peserta didik dan satu orang guru pendamping. Pelatihan dirancang sebagai ruang pembelajaran sekaligus praktik untuk memperkenalkan keterampilan desain grafis kepada peserta didik berkebutuhan khusus secara bertahap, aplikatif, dan menyenangkan.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari Multimedia Production, yaitu Oktafian Adi Saputra, Yosy Galang Saputra, Dwi Rizqi Kurnia Wardani, Aileen Putri Alam, dan Nico Dwi Cahyo Putranto. Para narasumber memberikan pendampingan secara langsung mulai dari pengenalan perangkat lunak desain hingga praktik menghasilkan karya yang dapat diaplikasikan pada media cetak. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai desain grafis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik secara langsung. Materi yang diberikan meliputi Pengenalan Dasar CorelDRAW, Proses Pembuatan Dasar Desain, Penyempurnaan Desain dan Cetak Media Kertas, serta Pelatihan Sablon DTF dan Praktik Kaos.
Hal yang menjadi pengalaman menarik dalam kegiatan ini adalah peserta tidak berhenti pada tahap mempelajari teori dan membuat desain. Desain yang telah dibuat juga dikembangkan menjadi karya nyata berupa kaos hasil desain peserta sendiri, sehingga setiap peserta dapat membawa pulang hasil karyanya sebagai bentuk apresiasi sekaligus bukti keterampilan yang telah dipelajari selama pelatihan.
Pembukaan Kegiatan
Kegiatan pelatihan diawali dengan proses registrasi peserta. Setelah seluruh peserta dan guru pendamping hadir, rangkaian pembukaan kegiatan dilaksanakan dengan suasana penuh semangat dan antusiasme. Acara diawali oleh pembawa acara, kemudian seluruh peserta, guru pendamping, panitia, dan tamu undangan bersama-sama menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dipimpin oleh Erlina Purnamasari, S.Pd. Menyanyikan Indonesia Raya menjadi bagian penting untuk membangun semangat kebangsaan sekaligus mengawali kegiatan dalam suasana tertib dan khidmat. Jadwal kegiatan mencatat sesi pembukaan dan menyanyikan Indonesia Raya sebagai bagian awal rangkaian kegiatan.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia, Lelly Sasia Fithri, S.Pd. Dalam sambutannya, disampaikan pentingnya kegiatan pelatihan desain grafis sebagai salah satu upaya memberikan pengalaman dan keterampilan digital kepada peserta didik SLB. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, keberanian berkarya, serta kemampuan menggunakan teknologi secara produktif. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala SLB Negeri Banjarsari Wetan, Jefri Dwi Cahyono, S.Pd. Beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, narasumber, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan. Kehadiran peserta dari berbagai SLB se-Kabupaten Madiun diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan membangun jejaring dalam pengembangan keterampilan peserta didik berkebutuhan khusus. Selanjutnya, Pengawas Pembina PK-PLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun, Midin, M.Pd., menyampaikan pesan dan motivasi kepada seluruh peserta. Beliau memberikan dorongan agar peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh, aktif mencoba, berani bertanya, dan tidak takut melakukan kesalahan selama proses belajar. Dalam kesempatan tersebut, beliau sekaligus membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Desain Grafis bagi Siswa-Siswi SLB se-Kabupaten Madiun. Rangkaian pembukaan kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Parji, S.Pd. Setelah seluruh rangkaian pembukaan selesai, kegiatan memasuki sesi inti berupa pelatihan desain grafis.
Hari Pertama – Selasa, 22 September 2026
Pengenalan Dasar CorelDRAW
Hari pertama difokuskan pada Pengenalan Dasar CorelDRAW. Sesuai jadwal, setelah pembukaan dan waktu istirahat, peserta mulai mengikuti materi inti pada pukul 09.15 WIB. Materi pertama mencakup pengenalan CorelDRAW, mulai dari kegunaan, kelebihan dan kekurangan, hingga pengenalan tampilan aplikasi. Pada sesi ini, narasumber memperkenalkan CorelDRAW sebagai salah satu aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat berbagai karya desain grafis. Peserta diperkenalkan dengan tampilan antarmuka aplikasi sehingga mereka dapat mengenali bagian-bagian penting yang akan digunakan selama proses praktik.
Materi kemudian dilanjutkan dengan pengenalan fungsi tool utama dan shortcut keyboard. Peserta diperkenalkan dengan berbagai perangkat dasar yang digunakan dalam proses menggambar dan mengolah objek digital. Pengenalan dilakukan secara bertahap agar peserta dapat mengikuti materi sesuai kemampuan masing-masing. Setelah sesi teori, peserta mendapatkan kesempatan untuk melakukan latihan dasar secara langsung. Peserta mencoba membuat berbagai objek sederhana menggunakan CorelDRAW dengan bimbingan dari narasumber. Sesi praktik ini menjadi tahap awal bagi peserta untuk mulai terbiasa menggunakan perangkat dan fitur dasar aplikasi.
Pada akhir kegiatan hari pertama, dilakukan evaluasi untuk mengetahui pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Evaluasi juga menjadi kesempatan bagi narasumber untuk memberikan penguatan dan menjelaskan kembali bagian-bagian yang masih mengalami kesulitan. Kegiatan hari pertama kemudian ditutup setelah seluruh sesi selesai.
Hari Kedua – Rabu, 23 September 2026
Proses Pembuatan Dasar Desain
Memasuki hari kedua, peserta mulai diarahkan untuk memahami proses pembuatan dasar sebuah desain. Kegiatan diawali dengan review materi hari pertama sekaligus persiapan praktik. Review dilakukan untuk mengingat kembali fungsi dasar CorelDRAW yang telah dipelajari sebelumnya. Materi berikutnya adalah sketsa gambar menggunakan pensil. Peserta diajak memahami bahwa sebuah desain tidak selalu langsung dibuat menggunakan komputer, tetapi dapat diawali dari sebuah gagasan sederhana yang dituangkan dalam bentuk sketsa manual pada kertas. Pada tahap ini peserta belajar merancang ide awal, menentukan bentuk, serta menuangkan gagasan visual sesuai kreativitas masing-masing. Proses tersebut memberikan pengalaman bahwa sebuah karya desain dapat dimulai dari hal sederhana sebelum dikembangkan menjadi desain digital.
Setelah menghasilkan sketsa manual, peserta kemudian belajar menerjemahkan sketsa tersebut ke dalam bentuk visual digital menggunakan CorelDRAW. Tahapan ini menjadi salah satu bagian penting karena peserta mulai menghubungkan antara ide yang dibuat secara manual dengan proses pengolahan desain menggunakan komputer. Pada sesi siang, peserta melanjutkan praktik sketsa visual dengan mendapatkan bimbingan dan pendampingan langsung dari narasumber. Pendampingan diberikan agar peserta dapat menyelesaikan desain secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing.
Kegiatan hari kedua diakhiri dengan evaluasi hasil sketsa. Peserta mendapatkan masukan terhadap karya yang telah dibuat sebagai bahan perbaikan untuk proses penyempurnaan desain pada hari berikutnya.
Hari Ketiga – Kamis, 24 September 2026
Penyempurnaan Desain dan Cetak Media Kertas
Pada hari ketiga, kegiatan memasuki tahap penyempurnaan desain. Peserta mempersiapkan berkas desain yang telah dibuat pada hari sebelumnya untuk kemudian dikembangkan menjadi karya yang lebih rapi dan siap dicetak. Materi pertama adalah pewarnaan desain. Peserta mendapatkan pengetahuan mengenai teori warna, kombinasi warna, serta teknik pewarnaan objek. Pemahaman terhadap warna menjadi bagian penting dalam menghasilkan desain yang menarik dan memiliki komposisi visual yang sesuai.
Setelah proses pewarnaan, peserta belajar merapikan desain. Tahapan ini meliputi pengaturan tata letak atau layout, kerapian garis, serta penyempurnaan bentuk. Narasumber memberikan arahan agar peserta dapat memperhatikan detail karya sehingga desain yang dihasilkan menjadi lebih teratur dan siap digunakan.
Pada sesi berikutnya, peserta diperkenalkan pada proses mencetak desain. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai pengaturan tata cetak atau print setup dan kemudian melakukan praktik mencetak desain pada media kertas.
Sesi pencetakan menjadi pengalaman penting karena peserta dapat melihat secara langsung perubahan dari karya digital menjadi karya fisik. Dengan demikian, peserta tidak hanya memahami proses pembuatan desain melalui komputer, tetapi juga mengetahui tahapan dasar untuk menghasilkan produk cetak.
Pada akhir kegiatan, dilakukan evaluasi terhadap hasil cetak peserta. Evaluasi ini menjadi bahan refleksi sekaligus persiapan menuju materi berikutnya, yaitu praktik sablon DTF pada media kaos.
Hari Keempat – Jumat, 25 September 2026
Pelatihan Sablon DTF dan Praktik Kaos
Hari keempat sekaligus menjadi hari terakhir pelaksanaan pelatihan. Kegiatan difokuskan pada Pelatihan Sablon DTF dan Praktik Kaos. Peserta memulai kegiatan dengan persiapan area praktik sablon agar seluruh proses dapat berjalan dengan tertib dan aman. Sesi berikutnya adalah pengenalan sablon DTF. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai pengertian DTF, proses kerja, serta kelebihan dan kelemahannya. Materi ini memberikan wawasan baru kepada peserta mengenai salah satu teknik yang dapat digunakan untuk menghasilkan produk kreatif berbasis desain grafis.
Setelah memperoleh pemahaman dasar, peserta memasuki sesi praktik sablon kaos. Pada tahap ini, desain yang telah dikembangkan selama kegiatan sebelumnya mulai diarahkan untuk diterapkan pada media kaos. Sesi praktik menjadi bagian yang sangat menarik karena peserta dapat melihat secara langsung bagaimana desain digital yang mereka buat dapat diwujudkan menjadi sebuah produk nyata. Dengan pendampingan narasumber, peserta mengikuti proses sablon secara bertahap hingga menghasilkan kaos dengan desain karya mereka sendiri.
Setelah istirahat, salat Jumat, dan makan siang, kegiatan praktik kembali dilanjutkan. Peserta menyelesaikan proses sablon kaos sekaligus mendapatkan pendampingan dari narasumber untuk memastikan setiap tahapan dapat dilakukan dengan baik. Jadwal resmi mencatat praktik sablon berlangsung pada sesi pagi dan dilanjutkan kembali setelah ISOMA dan salat Jumat.
Penutupan dan Penyerahan Karya
Setelah seluruh rangkaian pelatihan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penutupan acara, penyerahan sertifikat dan karya, serta foto bersama. Penyerahan karya menjadi salah satu momen penting dalam kegiatan ini. Kaos yang dibawa pulang oleh peserta bukan sekadar hasil praktik, tetapi menjadi bentuk nyata dari proses belajar yang telah mereka jalani selama empat hari. Dari sebuah gagasan sederhana, peserta belajar membuat sketsa, mengolahnya menjadi desain digital, menyempurnakan desain, mencetaknya, hingga mengaplikasikannya pada media kaos.
Dengan demikian, pelatihan ini memberikan pengalaman belajar yang utuh, mulai dari ide, proses, praktik, hingga menghasilkan produk.
Empat Hari Belajar, Satu Karya yang Membanggakan
Pelatihan Desain Grafis bagi Siswa-Siswi SLB se-Kabupaten Madiun menjadi salah satu bentuk kegiatan yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengenal dan mengembangkan keterampilan digital melalui proses yang nyata dan aplikatif.
Selama empat hari, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai penggunaan CorelDRAW, tetapi juga belajar bagaimana sebuah karya dirancang dan dikembangkan secara bertahap. Mulai dari membuat sketsa dengan pensil, mengubahnya menjadi desain digital, memberikan warna, memperbaiki tata letak, mencetak desain, hingga mengaplikasikannya melalui teknik sablon DTF pada kaos. Tahapan tersebut mengikuti rangkaian materi yang telah disusun dalam jadwal pelatihan. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa peserta didik berkebutuhan khusus memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan sesuai dengan potensi masing-masing. Melalui pembelajaran yang didominasi praktik dan pendampingan, peserta diberikan kesempatan untuk mencoba, berkarya, serta menghasilkan sesuatu yang dapat mereka lihat dan rasakan secara langsung.
Lebih dari sekadar pelatihan desain grafis, kegiatan ini menjadi sebuah pengalaman belajar yang mendorong kreativitas, kemandirian, keberanian mencoba, serta apresiasi terhadap karya sendiri. Kehadiran guru pendamping dari masing-masing sekolah juga memberikan dukungan penting dalam membantu peserta mengikuti setiap tahapan kegiatan.
Diharapkan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Pengetahuan dan pengalaman yang telah didapat dapat dikembangkan kembali di sekolah masing-masing sebagai bagian dari penguatan keterampilan digital dan keterampilan vokasional peserta didik. Dengan semangat belajar, berkarya, dan menghasilkan karya nyata, pelatihan ini menjadi langkah positif dalam membuka kesempatan yang lebih luas bagi peserta didik SLB untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan keterampilan di bidang desain grafis.
Leave a Comment
Last Updated: 27 September 2026 by admin
PELATIHAN DESAIN GRAFIS BAGI SISWA-SISWI SLB SE-KABUPATEN MADIUN: BEKALI PESERTA DENGAN KETERAMPILAN DIGITAL DAN KARYA KREATIF
Category: ARTIKEL, BERITA, KEGIATAN Tags: @badh0et, @christdarmawan81, @kemendikdasmen, bidang_pkplk, cabdindik_madiun
BERITA TERBARU
KEGIATAN TERBARU
ARTIKEL
GALERY
LINK
ARTIKEL PELAJARAN
SLB Negeri Banjarsari Wetan menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Desain Grafis bagi Siswa-Siswi SLB se-Kabupaten Madiun yang dilaksanakan selama empat hari, mulai Selasa, 22 September sampai dengan Jumat, 25 September 2026, bertempat di Aula Pertemuan SLB Negeri Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari SLB se-Kabupaten Madiun dengan ketentuan setiap sekolah […]
Madiun, 9–10 September 2026 — Dua hari menjadi waktu yang penuh makna bagi keluarga besar SLB Negeri Banjarsari Wetan Kabupaten Madiun. Pada Rabu, 9 September hingga Kamis, 10 September 2026, sekolah melaksanakan Visitasi Akreditasi Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting bagi sekolah untuk menunjukkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam memberikan layanan […]
Pada Sabtu, 29 Agustus 2026, telah diselenggarakan kegiatan Festival Kebhinekaan SDN 01 Banjarsari Wetan yang menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat persatuan dalam keberagaman. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara SDN 01 Banjarsari Wetan, keluarga besar SLBN Banjarsari Wetan, serta KB dan TK Aisyiyah. Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta diajak untuk mengenal, menghargai, […]
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-32 SLB Negeri Banjarsari Wetan sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang berlangsung meriah, penuh kebersamaan, dan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Peringatan tahun ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang sekolah dalam memberikan layanan pendidikan bagi peserta […]
Dalam rangka memperingati Hari Pramuka dan memeriahkan rangkaian kegiatan bulan kemerdekaan, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Pramuka yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu Kamis, 13 Agustus sampai dengan Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana bagi peserta didik untuk belajar hidup mandiri, bekerja sama, bertanggung jawab, serta membangun keberanian melalui […]