Desa Banjarsari Wetan Kecamata Dagangan Provinsi Jawa Timur Indonesia slbnbanjarsariwetan@gmail.com 081335401838 / 08980534846

“Petualangan Edukatif di Dunia Susu: Outing Class ke Dairyland Farm Theme Park Prigen”

Berfoto bersama di Dairyland Farm Theme Park Prigen”

Cimory Dairyland Farm Theme Park Prigen adalah sebuah wahana seru dengan destinasi lengkap: edukatif dan interaktif yang menghadirkan pengalaman peternakan, proses susu, hiburan, dan spot foto yang bagus. Untuk mendukung proses pembelajaran yang bermakna dan kontekstual, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan kegiatan Outing Class ke Cimory Dairyland Farm Theme Park Prigen, Pasuruan yang diikuti semua peserta didik dan didampingi oleh wali murid. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar langsung di luar kelas yang menyenangkan dan edukatif bagi peserta didik. Cimory Dairyland merupakan taman wisata edukatif bertema peternakan modern yang menyediakan berbagai wahana interaktif seperti petting zoo, memberi makan hewan, melihat proses pemerahan susu, serta mengenal aneka satwa domestik dan eksotik. Selain itu, peserta didik juga dapat menikmati wahana edukatif seperti Museum Susu dan Museum Lulu yang menyajikan informasi dalam bentuk visual dan interaktif. Jam 03.30 WIB peserta didik yang didampingi oleh wali murid sudah berkumpul di sekolah. Jam 04.00 WIB. Christ Darmawan, S.Pd. selaku koordinator kegiatan outing class mengapsen dan memberikan beberapa pengarahan terkait kegiatan tersebut. Setelah itu semua berdoa dan menuju bis masing-masing yang sudah menunggu di depan sekolah.

Handik Indarwti selaku Kepala SLBN Banjarsari Wetan memberikan sambutan sebelum kegiatan outing class

Sampai ditempat tujuan, peserta kegiatan outing class baris dan berkumpul guna mengikuti acara pelepasan peserta didik kelas XII sebelum memasuki wahana di Cimory Dairyland Farm Theme Park Prigen. Yulita Nurviyanti, S.Pd. dan Jefri Dwi Cahyono, S.Pd. bertugas sebagai pemandu kegiatan pelepasan peserta didik kelas XII. “Anak-anak hebat kelas XII, kalian telah menunjukkan semangat belajar yang luar biasa selama berada di SLBN Banjarsari Wetan. Dengan penuh kesabaran, ketekunan, dan keberanian, kalian telah melewati banyak proses belajar, pengalaman, serta tantangan. Setiap langkah kecil kalian adalah prestasi besar yang patut dibanggakan.” Ujar Handik Indarwati, M.Pd. Dan kemudian beliau juga berpesan bahwa mereka harus menjadi pribadi yang kuat, sopan, dan penuh semangat. Jangan pernah merasa rendah diri, karena setiap orang memiliki keistimewaan dan kelebihan masing-masing. Percayalah, mereka mampu meraih cita-cita dan masa depan yang baik.

Pelepasan peserta didik kelas XII dan pemberian bingkisan kepada bapak/ibu guru oleh ibu kepala sekolah

Kemudian peserta didik kelas XII SMALB berjalan ke depan untuk memberikan salam dan ucapan terimakasih kepada bapak/ibu guru yang selama ini telah membimbing mereka. Dan juga, Handik Indarwati, M.Pd. memberikan bingkisan terhadap lima guru yang dirasa memberikan sumbangsih tenaga, pikiran dan loyalitasnya untuk kemajuan sekolah. Terakhir kegiatan pelepasan di tutup dengan menyanyikan lagu terimakasih guruku dan lagu sampai jumpa yang dibawakan oleh Endank Soekamti bersama-sama dilanjut dengan foto bersama. Sebelum memasuki wahana Cimory Dairyland Farm Theme Park Prigen peserta didik yang didampingi wali murid dan guru berbaris rapi dan masuk ke dalam wahana dengan tertib. Dari awal sampai pintu keluar, jepretan camera dari HP tidak pernah berhenti. Banyak spot foto yang sayang untuk dilewatkan. Entah itu foto sendiri, bersama keluarga, bapak/ibu guru, teman sekelas ataupun foto bersama rombongan. Rasa lelah dan capek seakan terbayarkan karena kita dapat mengenal berbagai jenis hewan ternak seperti sapi perah, domba, kambing, kelinci, burung unta, dan lainnya secara langsung. Aktivitas seperti memberi makan hewan dan melihat proses pemerahan susu memberikan pengalaman nyata yang sulit didapat di ruang kelas.

Spot foto yang sayang untuk dilewatkan

Idul Adha 1446 H: Semangat Berkurban, Semangat Belajar & Berbagi

Kegiatan Kurban di SLB Negeri Banjarsari Wetan

Semangat Berkurban, Semangat Belajar & Berbagi merupakan tema yang mengajak kita untuk menjadikan momentum kurban tidak hanya sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai titik tolak untuk meningkatkan kualitas diri dan kepedulian sosial. Dengan semangat berkurban, diharapkan hadir rasa pengorbanan dan keikhlasan yang meneladani Nabi Ibrahim AS. Sementara semangat belajar menegaskan bahwa setiap tindakan kurban bisa menjadi pelajaran hidup, mengenal arti sabar, ikhlas dan empati. Dan semangat berbagi menumbuhkan solidaritas antar sesama, mempererat ukhuwah, serta menjadikan perayaan ini sebagai sarana penyebaran kebaikan nyata bagi yang membutuhkan. Keluarga besar SLB Negeri Banjarsari Wetan setiap tahun merayakan kegiatan Idul Adha. Tahun ini, sekolah menyembelih satu ekor sapi dan tiga ekor kambing. Sebenarnya sekolah mendapatkan enam ekor kambing, tiga ekor diantaranya sudah diberikan ke SLB yang belum mempunyai hewan untuk kegiatan idul adha. “Menyalurkan hewan kurban kepada sekolah-sekolah  yang belum mendapatkan hewan untuk di sembelih mengajarkan kita akan nilai keadilan, empati, serta kesetaraan agar semuanya merasakan kebahagiaan kurban tanpa terkecuali”. ujar Handik Indarwati, M.Pd. selaku penanggung jawab kegiatan dan kepala SLBN Banjarsari Wetan. Selain bapak/ibu guru dan peserta didik, warga sekitar dilibatkan dalam kegiatan penyembelihan untuk mempererat jalinan sosial dan silaturahmi dalam mewujudkan ukhuwah islamiyah antar warga lingkungan sekolah.

Pekerjaan akan menjadi ringan dan cepat selesai jika dikerjakan bersama-sama

Daging kurban yang disembelih sebagian besar langsung dimasak dan sebagian lagi dibagikan kepada warga sekitar dan peserta didik.  Daging kambing yang sudah disembelih langsung diolah menjadi gulai, sate dan lapis. Agar kegiatan cepat selesai, semua guru telah diberikan tugas masing-masing. Apalagi tahun ini Idul Adha dirayakan pada hari Jumat. Alhamdulillah sebelum jumatan semua masakan sudah matang dan langsung bisa dinikmati oleh warga sekitar yang tadi membantu menyembelih sapi dan kambing. Sedangkan untuk bapak/ibu guru dan peseta didik menikmati berbagai jenis masakan setelah shalat Jumat. Sebelum pulang seluruh warga yang membantu diberikan bingkisan berupa daging sapi dan kambing bukan hanya bentuk terima kasih, tapi juga memperluas keberkahan dan memperkuat solidaritas warga sekitar. Ketika bapak-bapak melaksanakan shalat Jumat, ibu-ibu menyiapkan bingkisan daging yang dimasukkan tas plastik untuk diantar ke peserta didik. Semua plastik diberi nama agar tidak ada peserta didik yang terlewati.

Membererikan bingkisan daging kurban ke peserta didik

Kelancaran kegiatan Idul Adha di SLB Negeri Banjarsari Wetan tercipta dari sinergi kolaboratif dari warga sekolah dan warga sekitar, manajemen yang sistematis, rasa memiliki dari semua pihak baik guru, karyawan dan peserta didik serta dukungan fasilitas yang memadai. Dan semua itu berbaur dalam semangat keikhlasan, keadilan, dan kebersamaan. Qurrotul A’yuun, S.Pd. selaku ketua panitia mengucapkan rasa bangganya karena kegiatan penyembelihan hewan kurban berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu. “Alhamdulillah, kegiatan penyembelihan hewan kurban berjalan lancar dan penuh khidmat. Semoga pengorbanan dan keikhlasan kita semua mendapat ridha dari Allah SWT, menjadi amal jariyah, serta menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah dan kepedulian sosial diantara warga sekolah dan warga lingkungan sekolah”. ujarnya.

JUARA II BOCCE (pa) DI AJANG O2SN PK-PLK KAB.MADIUN TAHUN 2025

Peserta dan pendamping bersama Ibu Kepala SLB Negeri Banjarsari Wetan

Ajang kreatifitas yang terakhir diadakan MKKS PK-PLK Kabupaten Madiun adalah  O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional). O2SN diselenggarakan di GOR Wilis Kota Madiun pada hari Rabu, 30 April 2025. Hanya tiga cabang olahraga yang dipertandingkan pada kesempatan kali ini, yaitu bocce SDLB (pa dan pi) dengan kekhususan “down syndrome” serta lompat jauh tanpa awalan SMPLB/SMALB (pi) dengan kekususan hambatan pendengaran. Kegiatan upacara pembukaan dilaksanakan pukul 07.30 WIB yang langsung dipimpin dan dibuka langsung oleh ketua MKKS PK-PLK Kabupaten Madiun, Handik Indarwati, M.Pd. Tetapi, sebelum upacara pembukaan dimulai, semua peserta dan pendamping diajak berolahraga ringan oleh Roberto Indrawanto, S.Pd. dan Yoyok Prasetyo, A.Ma.Pd.OR. selaku panitia O2SN.

Peserta lomba dan pendamping tetap semangat walapun cuaca panas

Jam 08.00 WIB perlombaan segera dimulai mengingat cuaca yang panas. Semua peserta dan pendamping segera merapat ke tempat perlombaan masing-masing karena semua cabang olahraga dilaksanakan bersama-sama agar cepat selesai mengingat cuaca yang sangat panas walau masih pagi. Untuk cabang olahraga bocce, banyak kejadian-kejadian lucu yang terjadi mengingat peserta lomba adalah peserta didik jenjang SDLB (pa dan pi) yang mempunyai kekhususan down syndrome. Teriakan-teriakan semangat dari para pendamping juga terdengar. Bahkan terlihat beberapa peserta tampak dipayungi oleh pendampingnya agar tidak panas. Memang untuk peserta bocce, para pendamping menjaga mood peserta didik dengan sangat ekstra. Jika tidak, mood bertanding mereka akan hilang bahkan sampai mogok tidak mau ikut pertandingan. Oleh karena itu, para pendamping mempunyai trik-trik khusus untuk mereka. Salah satu contohnya yaitu memberikan snack dan minuman yang mereka inginkan.  Setelah  semua cabang olahraga selesai dipertandingkan, SLB Negeri Banjarsari Wetan mendapatakan juara II bocce (pa) atas nama RIZKI TRI WICAKSONO. Selamat kepada ananda Rizki atas prestasinya. Selalu berlatih dan tetap semangat….

Juara II Bocce (pa) atas nama RIZKI TRI WICAKSONO