Desa Banjarsari Wetan Kecamata Dagangan Provinsi Jawa Timur Indonesia slbnbanjarsariwetan@gmail.com (0351) 493719/ 081330651175

MEMPERSEMBAHKAN TARIAN KEPRAK KEPROK DI SMKN 1 WONOASRI KAB. MADIUN

Bersama Ibu Kepala SLBN Banjarsari Wetan

Ananda Valla, Atika dan Silvi mendapatkan kesempatan menampilkan tari keprak keprok dalam acara Pembinaan Pengawas dan Kepala Sekolah SMA/SMK/PK – PLK Negeri dan Swasta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun di SMKN 1 Wonoasri Kab. Madiun pada hari Rabu, 6 Juli 2023. Mereka adalah siswi-siswi tunarungu dari SLB Negeri Banjarsari Wetan. “Suatu kehormatan bagi kami, ikut berpartisipasi dalam acara Pembinaan Pengawas dan Kepala Sekolah SMA/SMK/PK – PLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun dengan menampilkan tarian keprak-keprok oleh siswi-siswi kami yang notabene mempunyai hambatan pendengaran atau tunarungu.” ujar Handik Indarwati, M.Pd kepala SLBN Banjarsari Wetan yang kebetulan juga merupakan tamu undangan dalam acara tersebut.

Bapak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyerahkan santunan kepada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

Dalam acara Pembinaan Pengawas dan Kepala Sekolah SMA/SMK/PK – PLK Negeri dan Swasta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun, Aries Agung Paewai, S.STP., M.M selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berharap semua kepala sekolah dan guru bersama-sama mempunyai niatan yang baik untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Provinsi Jawa Timur.

PHOTO GALLERY…

MENYEMBELIH SAPI DAN KAMBING: KELUARGA BESAR SLBN BANJARSARI WETAN MERAYAKAN IDUL KURBAN BERSAMA

Penyembelihan hewan kurban dibantu oleh warga sekitar

Idul Adha adalah sebuah hari raya dalam agama Islam. Hari raya Idul Adha disebut juga Idul kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim bersedia mengorbankan putranya Isma’il sebagai wujud kepatuhan terhadap Allah SWT. Sebelum Ibrahim mengorbankan putranya, Allah menggantikan Ismail dengan domba. Untuk memperingati kejadian ini, hewan ternak disembelih sebagai kurban setiap tahun. Di Indonesia sendiri, hewan ternak yang dikurbankan adalah sapi atau kambing.

SLBN Banjarsari Wetan, merayakan Idul Adha pada hari Kamis, 29 Juni 2023. Alhamdulillah pada tahun ini, sekolah mendapatkan satu ekor sapi dan delapan ekor kambing, tetapi empat ekor kambing kita berikan untuk sekolah-sekolah (luar biasa) yang tidak mendapatkan hewan kurban. “Alhamdulillah untuk keluarga besar SLBN Banjarsari Wetan dan warga sekitar sudah tercukupi, untuk beberapa ekor kambing memang kita berikan ke SLB yang belum mendapatkan hewan kurban pada sampai hari pelaksanaan kurban agar mereka juga bisa merayakan idul Adha disekolah masing-masing.” ujar Handik Indarwati, M.Pd selaku kepala SLBN Banjarsari Wetan.

Semua guru dan siswa bersatu padu menyiapkan masakan untuk disantap bersama

Kegiatan penyembelihan hewan kurban di SLBN Banjarsari Wetan dimulai pukul delapan pagi. Karena ada beberapa guru yang masih menyiapkan segala sesuatunya terlebih dahulu dirumah setelah shalat Ied. Setelah spenyembelihan hewan kurban dimulai, bapak/ibu guru yang bertugas langsung menuju posnya masing-masing. Ketua panitia Kurban, Qurrotul A’yuun, S.Pd selain menyusun panitia Idul Adha dan daftar penerima hewan kurban juga telah menyusun menu masakan yang akan disajikan selepas pemotongan hewan kurban selesai. Untuk menu masakan yang akan di santap siswa, guru dan warga sekitar adalah sate dan gule. Untuk olahan daging sapi akan dibuat dendeng dan bakso untuk anak-anak asrama yang tidak makan sate atau gule. Semua bumbu olahan sudah disiapkan tinggal menggiling daging di tempat penggilingan.

Sate masih menjadi menu unggulan dan wajib dalam merayakan kegiatan Idul Adha

Sekitar jam dua siang semua kegiatan sudah selesai. Semua siswa dan warga sekitar sudah makan bersama dan mendapatkan daging kurban untuk dibawa pulang. Terimakasih untuk para donatur yang telah menyumbangkan hewan kurbannya di sekolah kami, sehingga kami bisa merayakan Idul Adha bersama-sama. Semoga Allah swt menerima ibadah qurban bapak ibu sekalian dan membalasnya dengan pahala yang berlipat serta kebaikan dan keberkahan untuk kita semua.

TAMPILKAN PRODUK UNGGULAN SEKOLAH DAN KREATIVITAS SISWA

Penampilan sosiodrama yang memukau dari siswa-siswi down syndrom

Rabu (21/6) adalah hari yang sangat spesial bagi keluarga besar SLB Negeri Banjarsari Wetan. Karena hari ini akan diadakan Gelar Karya dan Pentas Seni “Pengembangan Program Kewirausahaan Sekolah Melalui Kegiatan Vokasional” dalam rangka mengimplementasikan kurikulum Merdeka Belajar. Selain wali murid, tamu yang diundang antara lain Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Madiun, Kepala Desa Banjarsari Wetan, Kapolsek Dagangan dan Camat Dagangan. Bapak/Ibu guru dan siswa-siswi yang akan tampil di panggung sudah hadir sejak pukul 05.30 WIB. Ada yang merias, fitting baju tari, menyiapkan sound system, merapikan stand pajang dan lain-lain.

Sambutan Handik Indarwati, M.Pd dalam acara Gelar Karya dan Pentas Seni

“Semoga dengan acara ini, siswa-siswi SLBN Banjarsari Wetan akan lebih termotivasi lagi dalam mengembangkan potensi dan bakatnya. Dan untuk rekan-rekan guru, inilah waktu yang tepat untuk membuktikan bahwa program kewirausahaan sekolah yang telah kita kembangkan melalui keterampilan vokasional benar-benar terlaksana.” ujar Handik Indarwati, M.Pd selaku Kepala SLBN Banjarsari Wetan. “Hal ini telah kita buktikan, tidak hanya hasil yang kita pajang di stand tetapi juga ada beberapa siswa yang secara langsung mempraktekkan ilmu yang telah mereka dapatkan dalam mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler dan keterampilan vokasional.” imbuhnya.

Banyak stand-stand yang menjual produk dari siswa-siswi SLBN Banjarsari Wetan

Dalam Gelar Karya dan Pentas Seni kali ini, pertama-tama kita akan disuguhkan hasil dari kegiatan ekstrakurikuler IT. Pengunjung dapat melihat design kalender meja dari siswa-siswi. Selain itu kita akan disuguhkan katalog-katalog produk sekolah, berbagai jenis video pembelajaran, video profil sekolah dan video kegiatan-kegiatan sekolah. Setelah itu kita akan disuguhkan stand produk membatik. Berbagai jenis batik tersedia disana, mulai dari batik ciprat, batik tulis, batik cap, batik jumput, batik sibori dan batik smooke. Stand yang terakhir adalah produk menjahit. Pengunjung ditawarkan produk-produk menjahit seperti baju anak-anak, mukena, baju muslim, tunik, baju tidur, tempat tisyu, tas dll. Tidak hanya itu, produk-produk seni kriya kayu; hanger, tempat tisyu, tempat payung dan hiasan dinding juga dijual. Pengunjung juga dimanjakan dengan aneka kuliner yang murah meriah di stand bazar. Mulai dari serabi, lemper, susu kedelai, donat, puding, lumpia hingga cake.

Yang tidak kalah menarik adalah penampilan-penampilan istimewa dari siswa-siswi SLBN Banjarsari Wetan. dari mulai hadrah, pencak silat, sosiodrama, menyanyi dengan bahasa isyarat, puisi, menari dan fashion show. Semua penampilan yang disuguhkan adalah hasil pembelajaran dari kegiatan ekstrakurikuler yang diajarkan secara rutin setiap hari Kamis dan Jumat disekolah.  Ini adalah bukti nyata dari kerja keras bapak/ibu guru yang dengan sabar dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan perannya sebagai guru dalam bidang akademik dan non akademik agar siswa mampu mengembangkan kreativitas sesuai dengan bakatnya.

 

KESUKSESAN SUATU ACARA TERDAPAT GURU-GURU HEBAT DIBELAKANGNYA…