Desa Banjarsari Wetan Kecamata Dagangan Provinsi Jawa Timur Indonesia slbnbanjarsariwetan@gmail.com 081335401838 / 08980534846

KEGIATAN BAKTI SOSIAL: RAMADHAN PRODUKTIF, RAMADHAN BERBAGI

Kegiatan Bakti Sosial SLB Negeri Banjarsari Wetan Dalam Rangka Memperingati Bulan Suci Ramadhan 1446 H

Dalam rangka memperingati bulan suci ramadhan 1446 H, guru dan karyawan SLB Negeri Banjarsari Wetan mengadakan kegiatan bakti sosial dengan tema “Ramadhan Produktif, Ramadhan Berbagi” (22/3). Adapun kegiatan bakti sosial tersebut meliputi: pembagian bingkisan kepada warga sekitar, khataman qur’an, santunan anak yatim dan berbuka bersama. Kegiatan tersebut dimulai jam 15.00 WIB dengan kegiatan pembagian bingkisan kepada warga sekitar oleh peserta didik yang didampingi oleh bapak/ibu guru. “Kegiatan penyerahan bingkisan ini bertujuan untuk melatih anak-anak agar mempunyai rasa empati kepada semua orang.” ujar Handik Indarwati, M.Pd. selaku kepala SLBN banjarsari Wetan sekaligus penanggung jawab kegiatan bakti sosial. Walaupun cuaca di sekitar sekolah hujan, tidak menyuruti semangat peserta didik dan bapak/ibu guru untuk memberikan bingkisan kepada warga sekitar. Alhamdulillah respon warga sekitar sangat baik dan mengucapkan terimakasih kepada pihak sekolah karena telah berbagi kebahagiaan dengan warga sekitar.

Pembagian bingkisan kepada warga sekitar oleh peserta didik dan guru

Setelah pembagian bingkisan terhadap warga sekitar selesai, bapak/ibu guru, karyawan dan peserta didik yang tinggal di asrama melaksanakan shalat ashar berjamaah yang dipimpin oleh Parji, S.Pd selaku guru pendidikan agama islam dan penjaga asrama di mushola Bananul Amanah yang kemudian dilanjutkan dengan Khotmil Qur’an oleh bapak/ibu guru. Disetiap bulan suci ramadhan, kegiatan rutin bapak/ibu serta karyawan setelah mengajar adalah tadarus al-quran bersama di mushola sekolah setelah shalat zduhur berjamaah. Qurrotul A’yuun selaku ketua panitia kegiatan bakti sosial memandu kegiatan ini dan memimpin doa Khotmil Quran dan disambung oleh Parji untuk memandu doa bagi keluarga besar SLB Negeri Banjarsari Wetan. Kemudian Christ Darmawan, S.Pd selaku pembawa acara memandu kegiatan setelah Khotmil Quran dengan bershalawat bersama. Dari perserta didik, Kanza dan Siska bershalawat yang diringi dengan lap top sedangkan Ismail dan Anas melafalkan surat-surat pendek dan doa sehari-hari.

Lantunan shalawat dari Kanza dan tauziah tentang bulan suci ramadhan oleh Qurrotul A’yuun, S.Pd.

Semua dengan kidmat mendengarkan tauziah tentang bulan suci ramadhan oleh Qurrotul A’yuun, S.Pd. “Banyak keutamaan-keutamaan yang kita dapatkan di bulan yang penuh berkah ini, diantaranya: kitab suci umat Islam Al-Qur’an diturunkan, terdapatnya malam Lailatul Qadar, pintu surga dibuka, hingga dosa-dosa diampunkan. Selain itu, setiap amal kebaikan di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT.” ujarnya dalam penyampaian tauziah. Tak lupa, peserta didik yang bisa menjawab pertanyaan dan berani tampil hanya sekedar bershalawat, hafalan surat-surat pendek dan doa sehari-hari akan mendapatkan reward oleh ibu kepala SLBN Banjarsari Wetan. Kegiatan berikutnya adalah sambutan dari Handik Indarwati, M.Pd. selaku penanggung jawab kegiatan bakti sosial dan kepala SLBN Banjarsari Wetan. Beliau mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang bagus diantara bapak/ibu guru karena kegiatan bakti sosial ini bisa berjalan dengan lancar walau sebelumnya hujan deras melanda daerah sekolahan. Tapi itu semua tidak menyurutkan semangat bapak/ibu guru, imbuhnya. Setelah sambutan selesai beliau menyerahkan uang santunan kepada sepuluh peserta didik yang yatim/yatim piatu dan duafa.

Buka bersama guru dan karyawan SLBN Banjarsari Wetan

Sebelum adzan maghrib, bapak/ibu guru menyiapkan snack untuk berbuka puasa peserta didik dan bapak/ibu guru. Ada kolak pisang, bubur kacang hijau, es teh, roti dan banyak lagi menu berbuka yang telah disiapkan untuk berbuka. setelah shalat maghrib berjamaah, barulah semuanya menyantap nasi dengan lauk, mie, telor, ayam, cap jay dan masih banyak lagi. Alhamdulillah kegiatan bakti sosial SLB Negeri Banjarsari Wetan lancar, semoga kita semua mendapatkan berkah dan barokah dari Alloh SWT, Aamiin…

MEMBORONG PIALA PADA AJANG LKS PK-PLK KABUPATEN MADIUN TAHUN 2025

SLB Negeri Banjarsari Wetan memborong piala di ajang LKS PK-PLK Kab. Madiun Tahun 2025

Bulan puasa tidak menyurutkan semangat peserta didik untuk tetap berkarya dan berprestasi. Inilah yang pantas disematkan pada peserta didik PK-PLK Kabupaten Madiun yang telah berjuang dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) PK-PLK Kab. Madiun Tahun 2025 yang diselenggarakan di SLBN Banjarsari Wetan (17/3). Ada tujuh kategori lomba yang diikuti sebelas lembaga pk-plk di Kab Madiun pada ajang LKS kali ini, diantaranya: merangkai bunga dan buah, hantaran, kreasi barang bekas, kriya kayu, membatik, tata rias kecantikan dan Keterampilan IT. Untuk tata busana  (menjahit) tidak dilombakan di tingkat kabupaten. Karena sudah ada kandidat yang akan dikirimkan langsung ke tingkat provinsi, yaitu Azkya Valla Ayyasyi peserta didik dari SLB Negeri Banjarsari Wetan yang tahun lalu juga mewakili tingkat provinsi. SLB Negeri Banjarsari Wetan selaku tuan rumah telah mempersiapkan segala sesuatunya agar peserta lomba dapat melaksanakan kegiatan lomba dengan sangat nyaman.

LKS PK-PLK Kab. Madiun Tahun 2025 di buka oleh Kasi SMA/PK-PLK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Madiun, Devy Yuniar, S.Si

Upacara pembukaan LKS PK-PLK Kab. Madiun Tahun 2025 dimulai pukul 07.30 WIB. Bapak/ibu kepala SLB se Kabupaten Madiun, bapak/ibu guru pendamping, peserta lomba dan undangan dari Cabang Dinas Pendididkan Provinsi awa Timur Wilayah Madiun yang diwakili oleh Sidik Wirjanto, M.Pd selaku pengawas PK-PLK Kab. Madiun dan Devi Yuniar, S.Si selaku Kasi SMA/PK-PLK Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Madiun yang sekaligus memberikan pengarahan dan membuka kegiatan lomba tersebut. Jam 08.00 WIB lomba dimulai. Dewan juri dan panitia sudah berada di ruangan masing-masing untuk menunggu para peserta lomba. Untuk dewan juri disetiap lomba diambil dari guru-guru sekolah reguler dari SMA/SMK yang berkompeten di bidangnya bahkan ada yang langsung pekerja profesional seperti salon kecantikan, kreasi barang bekas, hantaran dan merangkai bunga. Sedangkan panitia disemua lomba berasal dari guru-guru SLB se-Kabupaten Madiun yang telah ditunjuk oleh kepala sekolah dari masing-masing lembaga.

Semua peserta lomba mengimplementasikan ilmu yang telah didapatkan dari pembelajaran di sekolah

Sebelum dimulai, para pendamping dipersilahkan untuk membantu peserta lomba mempersiapkan alat dan bahan yang akan dilombakan. Karena setelah lomba dimulai semua pendamping diminta untuk meninggalkan ruangan lomba agar peserta bisa mengeksplor kemampuannya tanpa adanya interfensi dari pendamping. Peserta lomba diberikan waktu kurang lebih 4 jam untuk menyelesaikan hasil karyanya. Semua dewan juri sangat kagum dengan bakat dan kemampuan peserta lomba yang notabene adalah peserta didik berkebutuhan khusus. “Keuletan dan imaginasinya sangat luar biasa. tidak kalah dengan siswa SMA/SMK’ ujar juri kreasi barang bekas. Juri menilai peserta dari awal, proses dan finishing. Dan setiap tahapan tersebut dicermati oleh masing-masing juri agar memperoleh juara yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan.

Peserta: Silvi dan model: Azzahra – Menampilkan hasil riasannya dengan balutan dress berwarna hitam

Setelah semua lomba selesai, hasil masing-masing lomba dipamerkan di depan kelas agar semua peserta dan pendamping dapat melihat hasil karya mereka. Dari mulai hantaran, kriya kayu, membatik, merangkai bunga dan kreasi barang bekas. Untuk lomba tata rias dan kecantikan, para model dan peserta lomba diminta untuk menampilkan dengan melakukan fashion show di halaman sekolah. “Sangat berbakat, tidak terlihat kalau mereka siswa slb” ucap salah seorang guru dari SLB Metesih. Dewan juri menyerahkan rekap nilai ke panitia setelah semua selesai. Dan para juri diminta untuk mengumumkan pemenang lomba dari juara I, II dan III dengan membawa hasil yang telah dikerjakan agar semua bisa melihat dan membandingkan hasil dari pemenang. Alhamdulillah, SLB Negeri Banjarsari Wetan berhasil menjadi juara umum dengan mendapatkan tiga gelar juara I dari lomba kriya kayu (Khafi), tata rias dan kecantikan (Silfi), kreasi barang bekas (Bayu) dan tiga gelar juara II dari lomba membatik (Atika), hantaran (Izana), keterampilan IT (Ifnu)  dan merangkai bunga (Zaenal). Dan untuk tata busana atas nama Valla tidak dilombakan di tingkat kabupaten dan akan berlaga di tingka provinsi Jawa Timur. Selamat untuk anak-anak hebat…

PONDOK RAMADHAN: MENGUATKAN KARAKTER PESERTA DIDIK YANG LUAR BIASA DAN BERAKHAKUL KARIMAH

Kegiatan pondok ramadhan 1446 H

Kegiatan pondok ramadhan di SLB Negeri Banjarsari Wetan adalah kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan pada bulan suci ramadhan. Pada tahun ini, kegiatan pondok ramadhan dijadikan tiga kelompok, yaitu kelompok besar, sedang dan kecil. yang dimaksud kelompok besar adalah peserta didik jenjang SMPLB/SMALB, kelompok sedang adalah peserta didik jenjang SDLB antara kelas 4 s/d 6 dan untuk kelompok kecil berisikan peserta didik jenjang SDLB kelas 1 s/d 3 dan TKLB. “Kegiatan pondok ramadhan tahun ini kita bagi menjadi tiga kelompok agar anak-anak lebih fokus dalam menerima materi.” ujar Handik Indarwati, M.Pd. selaku kepala SLBN Banjarsari Wetan. “Kasihan anak-anak yang besar jika dicampur kelas kecil, mereka akan sedikit terganggu sehingga materi yang disampaikan bapak/ibu guru pengajar tidak akan diterima dengan baik.” imbuhnya. Tema pondok ramadhan tahun ini adalah “Dengan PAISLove Ramadhan kita kuatkan karakter peserta didik yang religius, nasionalis, cinta lingkungan menuju generasi emas yang hebat dan berakhlakul karimah.

Sebelum kegiatan pondok ramadhan dimulai, peserta didik berkumpul untuk senam bersama, hafalan surat-surat pendek dan doa sehari-hari

Pelaksanaan kegiatan pondok ramadhan dimulai hari Senin, tanggal 10 Maret s/d 14 Maret 2025. Qurrotula’yuun, S.Pd selaku koordinator dan guru PAI di SLBN Banjarsari Wetan telah membagi jadwal, ruangan dan materi kepada bapak/ibu guru. Untuk kegiatan rutin di pagi hari, sepert; senam pagi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, hafalan surat-surat pendek, doa sehari-hari serta asmaul husna dan berjabat tangan. Kelas besar bertempat di ruang pertemuan SLBN Banjarsari Wetan, kelas sedang di halaman dalam sekolah dan kelas kecil di mushola. Di hari ke lima, semua peserta didik dari kelas besar, sedang dan kecil berkumpul bersama di halaman sekolah. Materi hari pertama adalah wudhu, sholat fardhu, dan cinta mengaji. Di hari kedua materi yang disampaikan adalah puasa ramadhan. di hari berikutnya, materi yang disampaikan yaitu cinta pondok ramadhan dan cinta digital. Cinta Rasul (meneladani sifat Nabi Muhammad) adalah materi di hari Kamis. Dan di hari terakhir, Jumat diberikan materi cinta NKRI dan cinta lingkungan. Dalam hal ini, peserta didik diajak untuk membersihkan lingkungan sekolah dan menanam pohon yang didampingi oleh Christ Darmawan, S.Pd. Roberto Indrawanto, S.Pd, Qurrotula’yuun, S.Pd dan Purbo Anggoro, S.Pd.

M Purbo Anggoro, S.Pd.SD sedang memberikan materi tentang puasa ramadhan

Kegiatan pondok ramadhan 1446 H ditutup dengan pertanyaan-pertanyaan seputar materi di hari petama sampai terakhir. Selain pertanyaan, peserta didik diberikan kesempatan untuk praktik wudhu dan shalat. Tidak hanya pertanyaan, peserta didik yang bisa menjawab pertanyaan dengan tepat dan berani tampil di depan mendaptkan reward yaitu alat tulis; antara lain buku, pensil, penggaris ataupun rautan.