Desa Banjarsari Wetan Kecamata Dagangan Provinsi Jawa Timur Indonesia slbnbanjarsariwetan@gmail.com 081335401838 / 08980534846

EKSTRAKURIKULER

Kegiatan ekstrakurikuler di SLBN Banjarsari Wetan merupakan bagian dari program pendidikan yang bertujuan memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi, minat, bakat, serta keterampilan sesuai dengan kemampuan dan karakteristik masing-masing. Kegiatan dilaksanakan secara menyenangkan, terarah, dan disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus.

Secara umum, ekstrakurikuler berfungsi sebagai sarana pengembangan keterampilan akademik maupun nonakademik, kreativitas, kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, kepercayaan diri, serta kemampuan bersosialisasi. Melalui berbagai kegiatan, peserta didik diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi kemampuan diri, belajar bertanggung jawab, dan mengembangkan keterampilan yang dapat mendukung kehidupan sehari-hari maupun masa depan.

Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler di SLBN Banjarsari Wetan tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga pada proses pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik agar menjadi pribadi yang lebih mandiri, percaya diri, produktif, dan mampu berperan dalam lingkungan masyarakat.

1. EKSTRAKURIKULER MENJAHIT

Ekstrakurikuler menjahit di SLBN Banjarsari Wetan merupakan salah satu kegiatan keterampilan vokasional yang bertujuan mengembangkan minat, bakat, kreativitas, ketelitian, serta kemandirian peserta didik. Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar mengenal alat dan bahan menjahit, membuat pola sederhana, menggunting bahan, menjahit, hingga menyelesaikan dan merapikan produk.

Kegiatan menjahit juga menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari maupun sebagai bekal keterampilan kerja di masa depan. Hasil karya yang dihasilkan antara lain mukena, baju anak, seragam, tempat tisu, serta berbagai produk jahit lainnya. Produk-produk tersebut menjadi bentuk nyata dari kreativitas dan keterampilan peserta didik sekaligus mendorong rasa percaya diri dan kebanggaan terhadap hasil karya mereka.

2. EKSTRAKURIKULER MEMBATIK

Ekstrakurikuler membatik di SLBN Banjarsari Wetan merupakan salah satu kegiatan keterampilan vokasional yang menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, ketelitian, kesabaran, dan kemandirian melalui seni batik. Kegiatan ini dikembangkan dengan mengutamakan potensi dan kemampuan peserta didik sehingga setiap karya memiliki keunikan dan nilai tersendiri.

Batik karya SLBN Banjarsari Wetan dikenal dengan nama BATARA (Batik Anak Terampil dan Berdaya). BATARA menjadi salah satu bentuk nyata bahwa peserta didik berkebutuhan khusus mampu menghasilkan karya yang kreatif, bernilai seni, dan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk kewirausahaan sekolah.

Berbagai teknik batik yang dikembangkan di sekolah meliputi batik ciprat, batik smoke, batik tulis, batik sibori, dan batik ecoprint. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya belajar menghasilkan produk batik, tetapi juga belajar bekerja secara mandiri, bertanggung jawab, bekerja sama, serta menghargai proses dan hasil karya sendiri.

Keberadaan BATARA diharapkan dapat terus berkembang sebagai identitas karya SLBN Banjarsari Wetan sekaligus menjadi sarana untuk membangun keterampilan, kepercayaan diri, kemandirian, dan jiwa kewirausahaan peserta didik.

3. EKSTRAKURIKULER SALON DAN TATA KECANTIKAN

Ekstrakurikuler keterampilan tata rias di SLBN Banjarsari Wetan merupakan salah satu kegiatan vokasional yang bertujuan mengembangkan minat, bakat, kreativitas, ketelitian, serta kemandirian peserta didik. Kegiatan ini memberikan pengalaman praktik secara langsung dengan menyesuaikan materi dan tingkat kemampuan masing-masing peserta didik.

Berbagai keterampilan yang dilatihkan meliputi teknik dasar potong rambut dengan model sederhana, perawatan rambut berupa cuci rambut, creambath, dan dry treatment, tata rias wajah, perawatan wajah, body painting, serta nail art. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik belajar mengenal dan menggunakan peralatan tata rias dengan tepat, menjaga kebersihan dan kerapian, serta memberikan pelayanan sederhana.

Kegiatan tata rias diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi peserta didik untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemandirian, dan kesiapan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja. Selain menghasilkan keterampilan yang aplikatif, kegiatan ini juga mendorong peserta didik untuk mengenali potensi diri dan mengembangkan kemampuan yang dapat mendukung kemandirian di masa depan.

4. EKSTRAKURIKULER KRIYA KAYU

Ekstrakurikuler keterampilan kriya kayu di SLBN Banjarsari Wetan merupakan salah satu kegiatan vokasional yang bertujuan mengembangkan kreativitas, keterampilan motorik, ketelitian, kesabaran, serta kemandirian peserta didik. Melalui kegiatan ini, peserta didik dikenalkan pada berbagai alat dan bahan serta dilatih untuk mengolah kayu menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai estetika.

Dalam proses pembelajaran, peserta didik dilatih secara bertahap mulai dari mengenal bahan dan alat, mengukur, memotong, membentuk, menghaluskan, hingga melakukan tahap akhir seperti perakitan dan finishing. Kegiatan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta didik sehingga mereka dapat belajar secara aktif dan menghasilkan karya sesuai potensinya.

Hasil karya kriya kayu yang dihasilkan antara lain hanger, tempat payung, hiasan dinding, spatula, talenan, asbak, serta berbagai produk kerajinan lainnya. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya menghasilkan karya yang bermanfaat, tetapi juga memperoleh bekal keterampilan untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemandirian, dan kesiapan menghadapi kehidupan maupun dunia kerja di masa depan.