Desa Banjarsari Wetan Kecamata Dagangan Provinsi Jawa Timur Indonesia slbnbanjarsariwetan@gmail.com 081335401838 / 08980534846

SEMARAK HARI KARTINI DI SEKOLAH: MERAJUT KEBERSAMAAN DAN SEMANGAT BERKARYA

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, sekolah menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang sarat makna, penuh keceriaan, serta mempererat kebersamaan seluruh warga sekolah. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang peringatan sejarah, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan semangat perjuangan, kemandirian, serta keberanian dalam berkarya, khususnya bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Melalui kegiatan yang dirancang secara edukatif dan menyenangkan, diharapkan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh R.A. Kartini dapat terus hidup dan menjadi inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.

Sejak pagi hari, suasana sekolah sudah tampak semarak dan berbeda dari biasanya. Bapak dan ibu guru tampil anggun dan berwibawa dengan mengenakan beragam baju adat dari berbagai daerah di Indonesia. Keindahan busana yang dikenakan tidak hanya memperkaya nuansa budaya, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran visual bagi siswa untuk mengenal keberagaman budaya bangsa. Kehadiran warna-warni pakaian adat tersebut menciptakan suasana yang hangat, meriah, dan penuh kebanggaan akan identitas nasional.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh rasa hormat. Petugas upacara yang terdiri dari bapak dan ibu guru menjalankan tugasnya dengan baik, memberikan contoh kedisiplinan dan tanggung jawab kepada para siswa. Dalam amanatnya, Handik Indarwati, M.Pd selaku pembina upacara menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya meneladani semangat juang Kartini dalam kehidupan masa kini, khususnya dalam hal pendidikan, kesetaraan, dan keberanian dalam mengembangkan potensi diri.

Di tengah-tengah penyampaian amanat, suasana menjadi semakin hidup ketika pembina upacara mengajak para siswa untuk berinteraksi melalui sesi tanya jawab seputar Hari Kartini. Pertanyaan yang diajukan disambut dengan antusias oleh siswa, yang dengan penuh semangat mencoba menjawab sesuai pemahaman mereka. Kegiatan ini tidak hanya melatih keberanian siswa untuk tampil, tetapi juga meningkatkan daya ingat serta pemahaman mereka terhadap sejarah. Siswa yang berhasil menjawab dengan baik mendapatkan hadiah setelah upacara sebagai bentuk apresiasi, sehingga menambah motivasi belajar dan rasa percaya diri.

Setelah upacara selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan lomba fashion show berpasangan yang diikuti oleh bapak dan ibu guru. Dalam kegiatan ini, para peserta menampilkan busana adat dengan penuh percaya diri, gaya yang kreatif, serta ekspresi yang memikat. Suasana menjadi semakin meriah dengan sorak sorai dan dukungan dari seluruh warga sekolah. Lomba ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian budaya serta contoh nyata bagi siswa untuk berani tampil dan mengekspresikan diri. Adapun pemenang lomba fashion show yaitu juara 1 Yulita Nurviyanti, S.Pd dan Yoyo Prasetyo, juara 2 M. Purbo Anggoro, S.Pd.SD dan Winati Dyah Anjelia Putri, S.Pd, serta juara 3 Lelly Sasia Fithri, S.Pd dan Diana Onar Frantiwi, S.Pd.

Kemeriahan acara semakin bertambah dengan diselenggarakannya lomba menyanyi lagu “Ibu Kita Kartini” yang diikuti oleh bapak guru. Setiap peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dengan penuh penghayatan, sehingga suasana menjadi lebih hidup dan mengharukan sekaligus menghibur. Lagu yang dibawakan tidak hanya mengingatkan pada sosok Kartini, tetapi juga menumbuhkan rasa nasionalisme dan penghargaan terhadap perjuangan beliau. Adapun juara 1 diraih oleh Christ Darmawan, S.Pd, juara 2 oleh Jefri Dwi Cahyono, S.Pd dan M. Purbo Anggoro, S.Pd.SD.

Sebagai penutup, seluruh warga sekolah bersama-sama bernyanyi dengan penuh kegembiraan, menciptakan suasana yang hangat, akrab, dan penuh kebersamaan. Kebahagiaan semakin terasa ketika kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama, di mana seluruh guru dan siswa saling berbagi cerita, tawa, dan kebersamaan tanpa sekat. Momen ini menjadi penguat tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan di lingkungan sekolah.

Peringatan Hari Kartini ini memberikan banyak manfaat positif, baik bagi siswa maupun seluruh warga sekolah. Kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa percaya diri, meningkatkan keberanian untuk tampil di depan umum, serta mengembangkan kreativitas dan potensi yang dimiliki. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan saling menghargai. Lebih dari itu, peringatan ini menjadi sarana penting dalam menanamkan nilai-nilai perjuangan, kesetaraan, dan semangat pantang menyerah, sehingga diharapkan seluruh warga sekolah dapat terus terinspirasi untuk belajar, berkembang, dan berkarya demi masa depan yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.