Desa Banjarsari Wetan Kecamata Dagangan Provinsi Jawa Timur Indonesia slbnbanjarsariwetan@gmail.com 081335401838 / 08980534846

PERINGATAN HARI DISABILITAS INTERNASIONAL 2025: BERSAMA WUJUDKAN MASYARAKAT INKLUSIF

Pagi ini, Lapangan Jiwan dipenuhi semangat yang luar biasa. MKKS PK-PLK Kabupaten Madiun mengawali Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 dengan suasana penuh energi dan antusiasme dari seluruh peserta. Peserta didik, guru dan orang tua hadir dengan wajah ceria, membawa harapan besar untuk merayakan keberagaman dan kemampuan luar biasa yang dimiliki setiap anak-anak luar biasa. Udara pagi terasa hangat oleh tawa dan sapaan ramah, sementara persiapan kegiatan terlihat semakin matang—dari barisan yang mulai tertata, musik yang menghidupkan suasana, hingga panitia yang dengan penuh semangat menyambut kedatangan peserta kegiatan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2025. Sejak awal, Lapangan Jiwan seakan berubah menjadi ruang kebersamaan yang inklusif, tempat semua orang datang bukan hanya untuk merayakan, tetapi juga untuk saling menguatkan. Terlihat sebagian guru menata stand untuk menyajikan makanan, minuman, dan souvenir khas dari masing-masing lembaga, menampilkan kreativitas serta ciri khas sekolah mereka. Sementara itu, guru dan peserta lain mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti senam pagi yang akan menjadi pembuka kegiatan. Suasananya semakin hidup, warna-warni stand, aroma jajanan, dan barisan peserta yang mulai merapat menciptakan gambaran awal yang penuh kehangatan dan kebersamaan di Lapangan Jiwan. SLBN Banjarsari Wetan sendiri menjual produk makanan dan minuman seperti bakso, pentol goreng dan makanan-makanan siap saji lainnya. Tidak hanya itu, SLBN Banjarsari Wetan menjual gantungan kunci, centong, spatula yang semuanya adalah hasil dari ekstrakurikuler kriya kayu oleh peserta didik. Menariknya, bagi pengunjung yang membeli minimal lima ribu, akan mendapatkan no undian. Jika beruntung, pembeli akan mendaptakan bingkisan berupa mie, sabun dll.

Acara Peringatan HDI tahun 2025 dimulai dengan senam pagi yang diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan jalan sehat mengelilingi area Lapangan Jiwan yang diiringi penampilan drum band dari SLB Al Hidayah, SLBN Methesih dan SLBN Karangrejo, menciptakan suasana ceria dan penuh kebersamaan. Sedangkan SLBN Banjarsari Wetan menggunakan kaos tie dye yaitu kaos yang dibuat dengan teknik pewarnaan ikat celup, di mana kain diikat atau dilipat pada beberapa bagian sebelum dicelupkan ke dalam pewarna untuk menciptakan pola-pola unik dan warna-warni. Tentu saja, kostum dari slbn banjarsari wetan terlihat beda. Selain utUsai jalan sehat, rangkaian acara berlanjut dengan pembukaan resmi yang disusul berbagai hiburan menarik sebagai wujud perayaan dan apresiasi bagi anak-anak luar biasa dari seluruh lembaga.

Setelah peserta jalan sehat tiba kembali, mereka dipersilahkan duduk untuk istirahat sambil menikmati snack dan minuman sambil menunggu acara hiburan dan pembagian doorprize. Acara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama. Kemudian acara berikutnya adalah sambutan-sambutan. Sambutan pertama oleh Handik Indarwati, selaku ketua MKKS PK-PLK Kabupaten Madiun dan ketua panitia. “Pada kesempatan ini, saya merasa sangat bangga dan bersyukur karena kita dapat kembali menyelenggarakan kegiatan rutin Peringatan Hari Disabilitas Internasional. Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini dengan maksimal, sehingga kegiatan hari ini dapat berjalan lancar dan penuh makna,” ujarnya. Beliau juga menambahkan. Beliau juga menambahkan, “Semoga melalui kegiatan ini, kita semakin memperkuat semangat inklusi dan memberikan ruang yang lebih luas bagi anak-anak kita untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Mari kita terus bekerja sama, saling mendukung, dan menciptakan lingkungan yang ramah bagi penyandang disabilitas.” Sambutan berikutanya adalah perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun yang kali ini diwakili oleh Devi Yuaniar, S.Si selaku Kasi SMA/PKPLK di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun. ““Pada kesempatan ini, saya menyampaikan rasa bangga dan syukur karena kegiatan Peringatan Hari Disabilitas Internasional PK-PLK Kabupaten Madiun dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada MKKS, para guru, panitia, dan semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini. Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat inklusi dan membuka lebih banyak ruang bagi anak-anak kita untuk berkembang dan menunjukkan potensinya. Mari terus bekerja sama demi pendidikan yang ramah dan berkeadilan bagi semua.” Ujar beliau. Setelah sambutan-sambutan, acara berikutnya adalah doa dan penutup.

SLBN Banjarsari Wetan, mempersembahkan dua tampilan, yaitu Tari Pecel yang ditampilkan oleh ananda Valla dan Atiqa yang tampil begitu anggun dan penuh keceriaan, mencerminkan kekayaan budaya lokal Madiun yang dikemas dengan semangat anak-anak luar biasa. Tidak kalah menarik, penampilan grub band dari bapak/ibu guru juga sukses mengundang tepuk tangan meriah. Alunan musik dari Jefri Dwi Cahyono, S.Pd., Riza Ilmana Harir, S.Pd., dan Purbo Anggoro, M.Pd. yang mengiringi Yulita Nurviyanti, S.Pd. dengan lagu Dewa 19 yang berjudul “Satu” dan ananda Senja yang menyanyikan “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.” menciptakan kombinasi yang hangat dan penuh inspirasi. Kehadiran dua penampilan dari SLBN Banjarsari Wetan ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi bukti bahwa setiap warga sekolah, baik guru maupun peserta didik memiliki peran penting dalam memeriahkan peringatan HDI tahun 2025. Kolaborasi mereka menunjukkan bahwa semangat inklusi dapat terwujud melalui kebersamaan, dukungan dan kesempatan untuk tampil sesuai kemampuan masing-masing. Semua senang dan bergembira menyaksikan hiburan-hiburan dari siswa-siswi berkebutuhan khusus. Kadang-kadang mereka juga ikut bernyanyi bersama dan berjoget di depan panggung. Tak sedikit juga terdengar sorak sorai dan tepuk tangan beberapa peserta yang ketika nomor undiannya disebutkan oleh MC guna mendapatkan doorprize. Jumlah doorprize yang disediakan panitia sangat banyak, sehingga hampir setiap orang memiliki kesempatan untuk membawa pulang hadiah tersebut. Peserta semakin antusias ketika MC mengumumkan bahwa hadiah utama kali ini adalah sepeda listrik dan lemari es. Teriakan kegembiraan terdengar dari berbagai sudut lapangan, semua berharap nomornya dibacakan. Ketegangan kecil namun penuh keseruan terasa ketika mendekati pengundian hadiah utama, dan saat pemenangnya diumumkan, seluruh lapangan pun pecah oleh sorakan dan tepuk tangan penuh suka cita. Penyerahan hadiah utama ini menjadi penutup yang manis dari rangkaian kegiatan HDI PK-PLK Kab. Madiun Tahun 2025. Semoga peringatan HDI tahun ini memberikan kenangan indah bagi seluruh peserta yang hadir di Lapangan Jiwan

Leave a Reply

Your email address will not be published.