Perempuan-Perempuan hebat SLB Negeri Banjarsari Wetan
Kamis, 21/4 semua warga sekolah melakukan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kartini yang ke-144. Walaupun masih dalam suasana bulan suci Ramadhan, semangat dari para guru dan peserta didik sangat luar biasa. Semua yang bertugas dan menyiapkan alat-alat untuk upacara adalah semua ibu guru. Sedangkan bapak guru mendokumentasikan kegiatan upacara bendera tersebut dan sebagian berada di kantor.
Upacara bendera dalam rangka memperingati hari Kartini tahun 2022
Bertindak sebagai pembina Upacara adalah Sri Rahayu Ekotini, S.Pd. Beliau menyampaikan bahwa pentingnya peranan seorang wanita dalam melayani anak-anak berkebutuhan khusus. Dan beliau juga meminta kepada seluruh ibu-ibu guru untuk tetap berkarya dan memaksimalkan potensinya untuk kemandirian anak-anak berkebutuhan khusus.
Serangkaian perlombaan dalam rangka memperingati hari Kartini telah disiapkan untuk para guru dan peserta didik. Untuk para guru, lomba yang wajib diikuti adalah fashion show serta melukis dan mewarnai lomba untuk peserta didik.
Para peserta lomba mewarnai
“Seorang guru bukan hanya sebagai pengasah pikiran saja, melainkan juga sebagai pendidik budi pekerti.” ― R.A. Kartini dalam Sulastin Sutrisno, Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
Pondok Ramadhan adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan di SLBN Banjarsari Wetan. Pada tahun ini, Pondok Ramadhan diselenggarakan pada Rabu, 6 April sampai dengan Jumat, 8 April 2022 dengan mengusung tema “sucikan hati, perbanyak amal sholeh, tingkatkan keimanan dan ketakwaan di bulan ramadhan”. Kegiatan Pondok ramadhan dilaksanakan di Mushola dengan memakai busana muslim. Untuk mengurangi kerumunan saat pelaksanaan kegiatan Pondok Ramadhan, peserta dibagi menjadi tiga kelompok. kelompok satu jenjang smalb di hari Rabu, kelompok dua jenjang smplb di hari kamis dan kelompok tiga jenjang sdlb di hari Jumat.
Penjelasan materi tentang pengertian, syarat dan rukun puasa ramadhan
Adapun tujuan dari kegiatan pondok ramadhan di SLB Negeri Banjarsari Wetan diantaranya adalah 1) melatih dan membimbing siswa dalam kegiatan keagamaan (ibadah) selama bulan ramadhan (seperti shalat, menghafalkan doa sehari-hari bersama, menghafalkan surat-surat pendek bersama, mengaji bersama dan mendengarkan kisah-kisah islami). 2) mengajak siswa untuk lebih mendekatkan diri pada Allah SWT dan 3) melatih siswa untuk berpuasa.
Memberikan materi tentang rukun shalat, syarat sah sahalat dan tata cara shalat
Materi Pondok Ramadhan untuk anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) sangatlah sederhana, seperti syarat dan rukun puasa ramadhan, tata cara wudhu dan shalat, menyebutkan rukun islam dan rukun iman serta mengenal huruf hijaiyah. Sedangkan indikator pembelajaran Agama dengan materi ini adalah bagaimana siswa mampu menjelaskan pengertian, syarat, rukun, sunnah dan hal-hal yang membatalkan ibadah puasa, siswa mampu menyebutkan syarat sah dan rukun shalat, siswa mampu melakukan tata cara wudhu dan shalat yang benar dan siswa mampu untuk membaca huruf hijaiyah dengan tepat.
Membaca Iqro per jenis ketunaan secara bergantian.
Alhamdulillah kegiatan pondok Ramadhan SLB Negeri Banjarsari Wetan di hari pertama sampai akhir berjalan dengan lancar. Setelah kegiatan pondok ramadhan selesai, para siswa diberikan buku panduan kegiatan ramadhan 1443 H sebagai kontrol evaluasi diri bagi setiap anak. Dan diharapkan dengan buku panduan kegiatan ramadhan 1443 H para orang tua bisa mengawasi dan mendidik anak dalam rangka melatih dan meningkatkan kegiatan ibadah anak di rumah.
Tanggal 29 dan 30 Maret 2022 keluarga besar MIN 2 Magetan mengadakan kegiatan bakti sosial di SLB Negeri Banjarsari Wetan . Karena jumlah peserta didik yang cukup banyak, maka acara tersebut dibagi menjadi dua hari. Kelas 2 dan 4 di hari Selasa dan kelas 1 dan 3 di hari Rabu. Dengan mengusung tema “langkah kecil untuk sebuah manfaat” kegiatan bakti sosial berjalan lancar dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan (5M).
Ibu Kepala MIN 2 Magetan ‘Dra. Sekar Mlati’ menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tunai secara langsung
Untuk mengurangi kerumunan, maka kegiatan bakti sosial di bagi menjadi dua rombongan. Satu rombongan dari sekolahan menuju asrama dan rombongan satunya lagi dari asrama menuju ke sekolahan, intinya mereka tetap akan melihat secara detail isi dari setiap ruangan-ruangan yang ada, kegiatan-kegiatan vokasional yang diberikan dan prestasi-prestasi dan hasil karya yang ada di SLBN Banjarsari Wetan tanpa berkerumun.
Mengecek suhu tubuh terlebih dahulu dan setelah itu memberikan sekilas informasi tentang SLBN Banjarsari Wetan
Setelah pengecekan suhu tubuh, peserta didik dibariskan di halaman sekolah untuk mendengarkan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan pada saat itu. Selain itu, mereka juga diberikan penjelasan secara singkat tentang SLBN Banjarsari Wetan sebelum mereka berkeliling- keliling melihat ruangan-ruangan beserta isinya. “Nanti kalian boleh langsung bertanya ketika ada sesuatu yang ingin kalian tanyakan”, ujar Christ yang saat itu menjadi guru pendamping. “Dan dikarenakan pada tanggal 28-31 Maret ada kegiatan USP PK – PLK jenjang SDLB, maka sekolah tidak seramai biasanya. Peserta didik untuk jenjang sdlb belajar di rumah”, imbuhnya.
Mengekspresikan kemampuan mereka di Ruang Kesenian
Ketika rombongan berada di ruang kesenian, mereka tertarik untuk mencoba berbagai jenis alat musik yang ada, diantaranya keyboard, ketipung, drum, gitar dan angklung. Tak sedikitpun dari peserta didik yang menari-nari sambil berkaca di depan cermin besar. “Cermin ini digunakan untuk menari dan latihan modelling”, ucap Yanti, guru menari yang saat itu ikut mendampingi rombongan. Tidak hanya itu, rombongan sangat antusias ketika ditunjukkan berbagai koleksi aksesoris menari, baju karnaval dan modelling. Bahkan, ketika ditunjukkan berbagai jenis hantaran hasil dari ABK, mereka sangat takjub. Karena bentuk dan model yang dibuat sangat lucu dan rapih.
Serunya berbahasa isyarat bersama
Ada dua hal yang menjadi rasa penasaran bagi rombongan MIN 2 Magetan, yaitu bahasa isyarat yang digunakan untuk komunikasi anak-anak tunarungu dan cara membaca dan menulis untuk anak-anak tunanetra. Maklum, mereka tidak pernah bersentuhan langsung dengan ABK khususnya tunarungu dan tunanetra. Makanya, sewaktu menjumpai banner bahasa isyarat huruf dan angka mereka langsung belajar bersama-sama dengan mempraktekkan bentuk tangan sesuai dengan banner bahasa isyarat yang mereka lihat. Kemudian, Christ juga memberikan contoh bahasa isyarat kata-kata yang digunakan sehari-hari dan ditirukan oleh murid-murid dari MIN 2 Magetan.
Belajar menulis nama dengan huruf braile
Antusias murid-murid MIN 2 Magetan juga sangat tinggi ketika belajar braile. Jefri guru tunanetra di SLBN Banjarsari Wetan mengenalkan dan memberitahukan cara penggunaan alat tulis yang digunakan oleh anak-anak tunanetra. Setelah itu Jefri langsung memberikan contoh bagaimana cara menulis dan membaca huruf braile. Ternyata hampir semua murid MIN 2 Magetan ingin mencoba menuliskan namanya dengan menggunakan huruf braile. Perasaan murid-murid MIN 2 Magetan sangat happy sekali, karena mereka biss belajar bahasa isyarat dan braile.
Bermain-main sepuasnya di Ruang Terapi dan Bermain
Ruangan yang tak kalah seru bagi mereka adalah ruangan terapi dan bermain. Setelah melihat banyak permainan di dalam ruangan, mereka segera berlari-lari sambil menuju permainan yang mereka sukai. Ada yang bermain mandi bola, ayunan, sepedahan, kuda-kudaan dan melakukan gerakan keseimbangan di balok titian. Semua murid bermain secara bergantian.
Mempraktikkan pembuatan batik ciprat
Setelah puas bermain, destinasi berikutnya adalah ruang membatik. Diruangan ini, selain kita bisa melihat berbagai hasil kerajinan batik yang sudah siap jual, kita juga bisa melihat proses cara pembuatan batik oleh ABK dengan didampingi oleh guru pembimbing. Banyak hasil batik yang telah dibuat, diantaranya batik tulis, batik sibori, batik jumputan, batik cap, batik ecoprint dan batik ciprat. Nah, di galeri batik SLBN Banjarsari Wetan ini, murid-murid dan bapak/ibu guru boleh bertanya-tanya seputar bahan yang dipakai, alat yang digunakan, jenis-jenis batik yang diproduksi dan bagaimana tehnik-tehnik pembuatannya. Tidak hanya itu, bahkan murid-murid dari MIN 2 Magetan dipersilahkan ikut belajar membatik bersama murid-murid SLBN Banjarsari Wetan untuk membuat cipratan-cipratan dan memblok warna pada kain.
Foto bersama di asrama SLBN Banjarsari Wetan
Setelah selesai melakukan kegiatan kunjungan di sekolah, galeri batik dan UEP kini rombongan dipersilahkan untuk melihat gedung Asrama SLBN Banjarsari Wetan. Rombongan MIN 2 Magetan melihat bagaimana kondisi bangunan asrama, ruangan-ruangan apa saja yang ada di asrama, fasilitas apa saja yang ada di asrama, peraturan-peraturan apa saja yang ada di asrama, program kegaiatan apa saja yang ada di asrama dll. Kegiatan terakhir adalah penyerahan tali asih dan bantuan dari keluarga besar MIN 2 Magetan untuk SLBN Banjarsari Wetan. TIdak hnya itu, ternytaa murid-murid MIN 2 Magetan sudah menyiapkan “bingkisan” untuk semua murid-murid SLB Negeri Banjarsari Wetan sebagai bentuk pembelajaran “berbagi kepada sesama”. Raut bahagia terlihat dari wajah murid-murid SLBN Banjarsari Wetan karena mendapatkan hadiah secara langsung. Perhatian yang sekecil ini tetapi mempunyai makna yang sangat besar untuk anak-anak kami. Seperti tema yang dibuat oleh keluarga besar MIN 2 Magetan “Langkah kecil untuk sebuah manfaat”
Terimakasih untuk keluarga besar MIN 2 Magetan atas kunjungannya di SLB Negeri Banjarsari Wetan, Semoga amal ibadah keluarga besar MIN 2 Magetan diterima Alloh SWT. Semoga MIN 2 Magetan mencetak anak-anak yang sehat sempurna, memilki akal cerdas, dan memilki ilmu dan suka beramal. Semoga kegiatan bakti sosial ini tidak berhenti sampai disini.
Terimakasih MIN 2 Magetan sudah membuat kami tersenyum hari ini
Upacara peringatan Hari Guru Nasional di SLBN Banjarsari Wetan berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan. Sejak pagi, semua guru dan tenaga administrasi dengan memakai baju adat serta peserta didik telah berkumpul di halaman sekolah dengan mengenakan seragam rapi, siap mengikuti serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional. Semua petugas upacara kali ini adalah bapak/ibu […]
Dalam upaya menumbuhkan karakter, empati, dan semangat kebersamaan di lingkungan pendidikan, SMKN 1 Geger menjalin kerja sama dengan SLBN Banjarsari Wetan dalam sebuah kegiatan bertema “Kolaborasi Inklusif: Menguatkan Nilai Sosial dan Emosional antara SMKN 1 Geger dan SLBN Banjarsari Wetan.”Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata penerapan Social Emotional Learning (SEL) atau pembelajaran sosial […]
Keluarga besar SLB Negeri Banjarsari Wetan berkumpul dengan penuh suka cita untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di ruangan asrama lama sekolah. Ruangan telah disiapkan bapak/ibu guru dengan menggantungkan makanan ringan (snack) untuk diambil peserta didik setelah melantunkan shalawat bersama-sama. Kegiatan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di SLB Negeri Banjarsari Wetan diawali dengan penampilan tim hadroh […]
Cimory Dairyland Farm Theme Park Prigen adalah sebuah wahana seru dengan destinasi lengkap: edukatif dan interaktif yang menghadirkan pengalaman peternakan, proses susu, hiburan, dan spot foto yang bagus. Untuk mendukung proses pembelajaran yang bermakna dan kontekstual, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan kegiatan Outing Class ke Cimory Dairyland Farm Theme Park Prigen, Pasuruan yang diikuti semua […]
Semangat Berkurban, Semangat Belajar & Berbagi merupakan tema yang mengajak kita untuk menjadikan momentum kurban tidak hanya sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai titik tolak untuk meningkatkan kualitas diri dan kepedulian sosial. Dengan semangat berkurban, diharapkan hadir rasa pengorbanan dan keikhlasan yang meneladani Nabi Ibrahim AS. Sementara semangat belajar menegaskan bahwa setiap tindakan kurban bisa menjadi pelajaran […]
Last Updated: 13 June 2022 by admin Leave a Comment
PEREMPUAN-PEREMPUAN LUAR BIASA UNTUK KEMAJUAN PENDIDIKAN LUAR BIASA
Kamis, 21/4 semua warga sekolah melakukan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kartini yang ke-144. Walaupun masih dalam suasana bulan suci Ramadhan, semangat dari para guru dan peserta didik sangat luar biasa. Semua yang bertugas dan menyiapkan alat-alat untuk upacara adalah semua ibu guru. Sedangkan bapak guru mendokumentasikan kegiatan upacara bendera tersebut dan sebagian berada di kantor.
Bertindak sebagai pembina Upacara adalah Sri Rahayu Ekotini, S.Pd. Beliau menyampaikan bahwa pentingnya peranan seorang wanita dalam melayani anak-anak berkebutuhan khusus. Dan beliau juga meminta kepada seluruh ibu-ibu guru untuk tetap berkarya dan memaksimalkan potensinya untuk kemandirian anak-anak berkebutuhan khusus.
Serangkaian perlombaan dalam rangka memperingati hari Kartini telah disiapkan untuk para guru dan peserta didik. Untuk para guru, lomba yang wajib diikuti adalah fashion show serta melukis dan mewarnai lomba untuk peserta didik.
“Seorang guru bukan hanya sebagai pengasah pikiran saja, melainkan juga sebagai pendidik budi pekerti.” ― R.A. Kartini dalam Sulastin Sutrisno, Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
Last Updated: 13 June 2022 by admin Leave a Comment
KEGIATAN PONDOK RAMADHAN 1443 H – Sucikan Hati, Perbanyak Amal Sholeh, Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan di Bulan Ramadhan
Pondok Ramadhan adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan di SLBN Banjarsari Wetan. Pada tahun ini, Pondok Ramadhan diselenggarakan pada Rabu, 6 April sampai dengan Jumat, 8 April 2022 dengan mengusung tema “sucikan hati, perbanyak amal sholeh, tingkatkan keimanan dan ketakwaan di bulan ramadhan”. Kegiatan Pondok ramadhan dilaksanakan di Mushola dengan memakai busana muslim. Untuk mengurangi kerumunan saat pelaksanaan kegiatan Pondok Ramadhan, peserta dibagi menjadi tiga kelompok. kelompok satu jenjang smalb di hari Rabu, kelompok dua jenjang smplb di hari kamis dan kelompok tiga jenjang sdlb di hari Jumat.
Adapun tujuan dari kegiatan pondok ramadhan di SLB Negeri Banjarsari Wetan diantaranya adalah 1) melatih dan membimbing siswa dalam kegiatan keagamaan (ibadah) selama bulan ramadhan (seperti shalat, menghafalkan doa sehari-hari bersama, menghafalkan surat-surat pendek bersama, mengaji bersama dan mendengarkan kisah-kisah islami). 2) mengajak siswa untuk lebih mendekatkan diri pada Allah SWT dan 3) melatih siswa untuk berpuasa.
Materi Pondok Ramadhan untuk anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) sangatlah sederhana, seperti syarat dan rukun puasa ramadhan, tata cara wudhu dan shalat, menyebutkan rukun islam dan rukun iman serta mengenal huruf hijaiyah. Sedangkan indikator pembelajaran Agama dengan materi ini adalah bagaimana siswa mampu menjelaskan pengertian, syarat, rukun, sunnah dan hal-hal yang membatalkan ibadah puasa, siswa mampu menyebutkan syarat sah dan rukun shalat, siswa mampu melakukan tata cara wudhu dan shalat yang benar dan siswa mampu untuk membaca huruf hijaiyah dengan tepat.
Alhamdulillah kegiatan pondok Ramadhan SLB Negeri Banjarsari Wetan di hari pertama sampai akhir berjalan dengan lancar. Setelah kegiatan pondok ramadhan selesai, para siswa diberikan buku panduan kegiatan ramadhan 1443 H sebagai kontrol evaluasi diri bagi setiap anak. Dan diharapkan dengan buku panduan kegiatan ramadhan 1443 H para orang tua bisa mengawasi dan mendidik anak dalam rangka melatih dan meningkatkan kegiatan ibadah anak di rumah.
Last Updated: 13 June 2022 by admin Leave a Comment
KEGIATAN BAKTI SOSIAL BERSAMA MIN 2 MAGETAN – “Langkah kecil untuk sebuah manfaat”
Tanggal 29 dan 30 Maret 2022 keluarga besar MIN 2 Magetan mengadakan kegiatan bakti sosial di SLB Negeri Banjarsari Wetan . Karena jumlah peserta didik yang cukup banyak, maka acara tersebut dibagi menjadi dua hari. Kelas 2 dan 4 di hari Selasa dan kelas 1 dan 3 di hari Rabu. Dengan mengusung tema “langkah kecil untuk sebuah manfaat” kegiatan bakti sosial berjalan lancar dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan (5M).
Untuk mengurangi kerumunan, maka kegiatan bakti sosial di bagi menjadi dua rombongan. Satu rombongan dari sekolahan menuju asrama dan rombongan satunya lagi dari asrama menuju ke sekolahan, intinya mereka tetap akan melihat secara detail isi dari setiap ruangan-ruangan yang ada, kegiatan-kegiatan vokasional yang diberikan dan prestasi-prestasi dan hasil karya yang ada di SLBN Banjarsari Wetan tanpa berkerumun.
Setelah pengecekan suhu tubuh, peserta didik dibariskan di halaman sekolah untuk mendengarkan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan pada saat itu. Selain itu, mereka juga diberikan penjelasan secara singkat tentang SLBN Banjarsari Wetan sebelum mereka berkeliling- keliling melihat ruangan-ruangan beserta isinya. “Nanti kalian boleh langsung bertanya ketika ada sesuatu yang ingin kalian tanyakan”, ujar Christ yang saat itu menjadi guru pendamping. “Dan dikarenakan pada tanggal 28-31 Maret ada kegiatan USP PK – PLK jenjang SDLB, maka sekolah tidak seramai biasanya. Peserta didik untuk jenjang sdlb belajar di rumah”, imbuhnya.
Ketika rombongan berada di ruang kesenian, mereka tertarik untuk mencoba berbagai jenis alat musik yang ada, diantaranya keyboard, ketipung, drum, gitar dan angklung. Tak sedikitpun dari peserta didik yang menari-nari sambil berkaca di depan cermin besar. “Cermin ini digunakan untuk menari dan latihan modelling”, ucap Yanti, guru menari yang saat itu ikut mendampingi rombongan. Tidak hanya itu, rombongan sangat antusias ketika ditunjukkan berbagai koleksi aksesoris menari, baju karnaval dan modelling. Bahkan, ketika ditunjukkan berbagai jenis hantaran hasil dari ABK, mereka sangat takjub. Karena bentuk dan model yang dibuat sangat lucu dan rapih.
Ada dua hal yang menjadi rasa penasaran bagi rombongan MIN 2 Magetan, yaitu bahasa isyarat yang digunakan untuk komunikasi anak-anak tunarungu dan cara membaca dan menulis untuk anak-anak tunanetra. Maklum, mereka tidak pernah bersentuhan langsung dengan ABK khususnya tunarungu dan tunanetra. Makanya, sewaktu menjumpai banner bahasa isyarat huruf dan angka mereka langsung belajar bersama-sama dengan mempraktekkan bentuk tangan sesuai dengan banner bahasa isyarat yang mereka lihat. Kemudian, Christ juga memberikan contoh bahasa isyarat kata-kata yang digunakan sehari-hari dan ditirukan oleh murid-murid dari MIN 2 Magetan.
Antusias murid-murid MIN 2 Magetan juga sangat tinggi ketika belajar braile. Jefri guru tunanetra di SLBN Banjarsari Wetan mengenalkan dan memberitahukan cara penggunaan alat tulis yang digunakan oleh anak-anak tunanetra. Setelah itu Jefri langsung memberikan contoh bagaimana cara menulis dan membaca huruf braile. Ternyata hampir semua murid MIN 2 Magetan ingin mencoba menuliskan namanya dengan menggunakan huruf braile. Perasaan murid-murid MIN 2 Magetan sangat happy sekali, karena mereka biss belajar bahasa isyarat dan braile.
Ruangan yang tak kalah seru bagi mereka adalah ruangan terapi dan bermain. Setelah melihat banyak permainan di dalam ruangan, mereka segera berlari-lari sambil menuju permainan yang mereka sukai. Ada yang bermain mandi bola, ayunan, sepedahan, kuda-kudaan dan melakukan gerakan keseimbangan di balok titian. Semua murid bermain secara bergantian.
Setelah puas bermain, destinasi berikutnya adalah ruang membatik. Diruangan ini, selain kita bisa melihat berbagai hasil kerajinan batik yang sudah siap jual, kita juga bisa melihat proses cara pembuatan batik oleh ABK dengan didampingi oleh guru pembimbing. Banyak hasil batik yang telah dibuat, diantaranya batik tulis, batik sibori, batik jumputan, batik cap, batik ecoprint dan batik ciprat. Nah, di galeri batik SLBN Banjarsari Wetan ini, murid-murid dan bapak/ibu guru boleh bertanya-tanya seputar bahan yang dipakai, alat yang digunakan, jenis-jenis batik yang diproduksi dan bagaimana tehnik-tehnik pembuatannya. Tidak hanya itu, bahkan murid-murid dari MIN 2 Magetan dipersilahkan ikut belajar membatik bersama murid-murid SLBN Banjarsari Wetan untuk membuat cipratan-cipratan dan memblok warna pada kain.
Setelah selesai melakukan kegiatan kunjungan di sekolah, galeri batik dan UEP kini rombongan dipersilahkan untuk melihat gedung Asrama SLBN Banjarsari Wetan. Rombongan MIN 2 Magetan melihat bagaimana kondisi bangunan asrama, ruangan-ruangan apa saja yang ada di asrama, fasilitas apa saja yang ada di asrama, peraturan-peraturan apa saja yang ada di asrama, program kegaiatan apa saja yang ada di asrama dll. Kegiatan terakhir adalah penyerahan tali asih dan bantuan dari keluarga besar MIN 2 Magetan untuk SLBN Banjarsari Wetan. TIdak hnya itu, ternytaa murid-murid MIN 2 Magetan sudah menyiapkan “bingkisan” untuk semua murid-murid SLB Negeri Banjarsari Wetan sebagai bentuk pembelajaran “berbagi kepada sesama”. Raut bahagia terlihat dari wajah murid-murid SLBN Banjarsari Wetan karena mendapatkan hadiah secara langsung. Perhatian yang sekecil ini tetapi mempunyai makna yang sangat besar untuk anak-anak kami. Seperti tema yang dibuat oleh keluarga besar MIN 2 Magetan “Langkah kecil untuk sebuah manfaat”
Terimakasih untuk keluarga besar MIN 2 Magetan atas kunjungannya di SLB Negeri Banjarsari Wetan, Semoga amal ibadah keluarga besar MIN 2 Magetan diterima Alloh SWT. Semoga MIN 2 Magetan mencetak anak-anak yang sehat sempurna, memilki akal cerdas, dan memilki ilmu dan suka beramal. Semoga kegiatan bakti sosial ini tidak berhenti sampai disini.
Terimakasih MIN 2 Magetan sudah membuat kami tersenyum hari ini
BERITA TERBARU
KEGIATAN TERBARU
ARTIKEL
GALERY
LINK
ARTIKEL PELAJARAN
Upacara peringatan Hari Guru Nasional di SLBN Banjarsari Wetan berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan. Sejak pagi, semua guru dan tenaga administrasi dengan memakai baju adat serta peserta didik telah berkumpul di halaman sekolah dengan mengenakan seragam rapi, siap mengikuti serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional. Semua petugas upacara kali ini adalah bapak/ibu […]
Dalam upaya menumbuhkan karakter, empati, dan semangat kebersamaan di lingkungan pendidikan, SMKN 1 Geger menjalin kerja sama dengan SLBN Banjarsari Wetan dalam sebuah kegiatan bertema “Kolaborasi Inklusif: Menguatkan Nilai Sosial dan Emosional antara SMKN 1 Geger dan SLBN Banjarsari Wetan.”Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata penerapan Social Emotional Learning (SEL) atau pembelajaran sosial […]
Keluarga besar SLB Negeri Banjarsari Wetan berkumpul dengan penuh suka cita untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di ruangan asrama lama sekolah. Ruangan telah disiapkan bapak/ibu guru dengan menggantungkan makanan ringan (snack) untuk diambil peserta didik setelah melantunkan shalawat bersama-sama. Kegiatan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di SLB Negeri Banjarsari Wetan diawali dengan penampilan tim hadroh […]
Cimory Dairyland Farm Theme Park Prigen adalah sebuah wahana seru dengan destinasi lengkap: edukatif dan interaktif yang menghadirkan pengalaman peternakan, proses susu, hiburan, dan spot foto yang bagus. Untuk mendukung proses pembelajaran yang bermakna dan kontekstual, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan kegiatan Outing Class ke Cimory Dairyland Farm Theme Park Prigen, Pasuruan yang diikuti semua […]
Semangat Berkurban, Semangat Belajar & Berbagi merupakan tema yang mengajak kita untuk menjadikan momentum kurban tidak hanya sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai titik tolak untuk meningkatkan kualitas diri dan kepedulian sosial. Dengan semangat berkurban, diharapkan hadir rasa pengorbanan dan keikhlasan yang meneladani Nabi Ibrahim AS. Sementara semangat belajar menegaskan bahwa setiap tindakan kurban bisa menjadi pelajaran […]