Desa Banjarsari Wetan Kecamata Dagangan Provinsi Jawa Timur Indonesia slbnbanjarsariwetan@gmail.com 081335401838 / 08980534846

PERSEMBAHAN MEDALI DALAM KEJUARAAN PEKAN PARALYMPIC DAERAH (PEPARDA) DI SIDOARJO TAHUN 2022

Muh. Fariz Fauzy, siswa SLBN Banjarsari Wetan Kab. Madiun mempersembahkan medali perunggu cabang tolak peluru

Empat atlet SLB Negeri Banjarsari Wetan mengikuti kejuaraan Pekan Paralympic Daerah (Peparda) Jawa Timur Tahun 2022 di Mojokerto, diantaranya adalah Muh. fariz Fauzy (cabor tolak peluru), Mayang Duwitasari (cabor athletik), Wulan Dini Amy Dhana (athletik) dan Yusuf Rachmad Nuryadin (cabor tenis meja). Mereka mewakili kontingen dari Kabupaten Madiun kelompok usia pelajar (usia maksimal 17 th).

Pemberangkatan kontingen Peparda Kabupaten Madiun oleh Bapak Wakil Bupati – H. Hari Wuraynto (14/11)

Pekan Paralimpyc Daerah (Peparda) adalah suatu ajang pembuktian bahwa penyandang disabilitas juga memiliki hak untuk berkompetisi dengan memiliki tekad dan semangat yang membara serta menjunjung sikap sportifitas yang tinggi. Oleh karenanya, banyak pihak-pihak yang terkait memberikan perhatiannya kepada para atlit dan official yang akan bertanding.  Hal itu yang dilakukan oleh Bapak H. Hari Wuryanto (Wakil Bupati Madiun) dengan menyempatkan hadir dalam pemberangkatan kontingen peparda Kabupaten Madiun ke Sidoarjo.

Berbagai jenis cabor yang diikuti oleh siswa-siswi dari SLBN Banjarsari Wetan

Alhamdulillah, pencapaian terbaik salah satu siswa dari SLBN Banjarsari Wetan adalah mendapatkan medali perunggu pada cabang tolak peluru. Semoga ini menjadikan pengalaman bagi semua atlit khususnya dari SLBN Banjarsari Wetan untuk kedepannya dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi.

 

SOSIALISASI TINDAKAN ANTI KEKERASAN DAN PERUNDUNGAN PADA SISWA

Ibu Kepala SLBN Banjarsari Wetan sedang membuka kegiatan sosialisasi tindakan anti kekerasan dan perundungan pada siswa

Seperti yang kita ketahui bahwa semakin hari semakin banyak terjadi kasus perundungan pada anak-anak khususnya di lingkungan sekolah, hal ini tentu saja menjadi kecemasan dan keresahan tersendiri bagi orang tua dan juga guru. Banyaknya kasus-kasus perundungan ini terjadi dikarenakan masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang dampak dari perundungan yang akan berpengaruh terhadap psikis korban, dalam hali ini adalah siswa. Maka Handik Indarwati, M.Pd selaku Kepala SLB Negeri Banjarsari Wetan bekerja sama dengan Polsek Dagangan mengadakan sosialisasi tindakan anti kekerasan dan perundungan pada siswa di sekolah.

Arahan dari Bapak Polsek Dagangan dalam sosialisasi tindakan anti kekerasan dan perundungan bagi siswa

Untuk peserta sosialisasi anti kekerasan ini diambil dari siswa kelas besar (SMPLB dan SMALB) dari semua ketunaan dan kelas kecil (SDLB) untuk siswa tunarungu. Selain memberikan sosialisasi, narasumber memberikan tanya jawab yang di sambut hangat oleh para peserta sosialisasi. Narasumber merasa kaget dan tersanjung atas antusiasme peserta didik yang begitu semangat menanyakan beberapa hal yang belum diketahuinya. “Baru kali ini, banyak siswa yang bertanya kepada saya. Biasanya mereka takut dan diam saja, apalagi tahu kalau saya seorang polisi” Ujar salah seorang narasumber ditengah-tengah sesi tanya jawab.

Foto bersama narasumber dan peserta sosialisasi

Diakhir kegiatan, bapak narasumber beserta peserta sosialisasi menyempatkan foto bersama. Sebelum meninggalkan sekolah, salah satu narasumber berpesan kepada siswa-siswa agar semua siswa-siswi, guru dan karyawan harus selalu berkomunikasi dengan baik, semuanya juga harus bertekad untuk tidak sedikitpun diperbolehkan untuk melakukan tindak yang buruk atau mengganggu yang lain.

MENINGKATKAN KEPEDULIAN SOSIAL DENGAN KEGIATAN DHARMA WANITA

Ibu ketua Dharma Wanita SLBN Banjarsari Wetan sedang memberikan sambutan

Kegiatan Dharma Wanita di SLB Negeri Banjarsari Wetan dilaksanakan rutin setiap bulan. Tujuan diadakan kegiatan Dharma Wanita adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya anggota keluarga ASN untuk mencapai kesejahteraan. Pada Bulan ini, kegiatan Dharma Wanita dilakukan pada Kamis, 25 Agustus 2022.

Seperti biasa, kegiatan Dharma Wanita diawali dengan menyanyikan lagu Mars Dharma Wanita yang di pandu oleh Ibu Sri Rahayu Ekotini, S.Pd kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Ketua Dharma Wanita SLB Negeri Banjarsari Wetan, Ibu Handik Indarwati, M.Pd. Setelah itu laporan-laporan kegiatan dari masing-masing seksi, antara lain sie sosial budaya, sie ekonomi dan sie pendidikan.

Laporan-laporan dari masing-masing seksi kegiatan

Setelah laporan-laporan kegiatan dari masing-masing seksi selesai, acara dilanjutkan dengan laporan keuangan, arisan dan pembagian doorprize. Kegiatan terakhir Dharma Wanita kali ini adalah belajar merangkai bunga plastik. Untuk guru yang bertugas untuk memberikan pelatihan singkat adalah Ibu Yulita Nurviyanti, S.Pd. Beliau mengajarkan kepada guru-guru yang lain bagaimana cara memilih dan merangkai bunga yang indah. Karena pengalaman beliau pernah menghantarkan peserta didik SLBN Banjarsari Wetan dalam lomba merangkai bunga yang mendapatkan juara satu di tingkat Kabupaten Madiun tahun 2022.

Selamat untuk yang mendapatkan doorprize

Serba-Serbi Kegiatan Dharma Wanita

Ibu Sri Rahayu Ekotini, S.Pd memandu ibu-ibu Dharma Wanita dalam menyanyikan lagu Mars Dharma Wanita
Ibu Diana Onar Frantiwi, S.Pd selaku pembawa acara
Ibu Winati Dyah Anjelia Putri, S.Pd yang beruntung mendapatkan arisan bulan Agustus
Bahan dan Alat merangkai bunga
Mengkombinasikan berbagai jenis tanaman hias agar menarik
Memperhatikan detail setiap bunga yang akan dirangkai
Ibu Ketua Dharma Wanita SLBN Banjarsari Wetan memamerkan hasil merangkai bunga