
Dalam rangka memperingati Idul Adha 1447 H, keluarga besar SLB Negeri Banjarsari Wetan melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban dengan penuh kebersamaan, semangat gotong royong, dan rasa syukur. Kegiatan ini berlangsung pada pagi hari mulai pukul 07.30 WIB di lingkungan sekolah dan diikuti oleh bapak/ibu guru, murid-murid jenjang SMPLB dan SMALB, serta warga sekitar sekolah. Suasana sejak pagi sudah tampak ramai dan penuh antusias. Para guru datang lebih awal untuk mempersiapkan tempat, peralatan, serta memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan tertib dan aman. Murid-murid juga terlihat sangat bersemangat karena dapat mengikuti kegiatan besar yang hanya dilaksanakan setahun sekali ini.
Pada tahun ini, sekolah menyembelih satu ekor sapi dan empat ekor kambing yang seluruhnya merupakan amanah dan pemberian dari para donatur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kegiatan sosial dan pendidikan di sekolah. Bantuan tersebut menjadi bentuk kasih sayang dan kepedulian kepada sesama, khususnya kepada anak-anak berkebutuhan khusus di sekolah. Sebelum pelaksanaan kegiatan, bapak dan ibu guru telah mengadakan rapat satu hari sebelumnya untuk membagi tugas agar seluruh kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan terorganisasi dengan baik. Ada guru yang bertugas mengatur perlengkapan, mencatat pembagian daging, menyiapkan konsumsi, memasak, hingga membersihkan area kegiatan.
Untuk proses penyembelihan hewan kurban, sekolah bekerja sama dengan warga sekitar yang sudah berpengalaman dalam penyembelihan hewan sesuai syariat Islam. Kegiatan ini dilaksanakan dengan membaca basmalah dan doa sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Dalam Al-Qur’an Surah Al-Kautsar ayat 2 Allah SWT berfirman, “Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah.” Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa ibadah kurban merupakan bentuk rasa syukur dan ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan. Oleh karena itu, seluruh warga sekolah mengikuti kegiatan ini dengan penuh keikhlasan dan niat ibadah.
Setelah hewan kurban disembelih, kegiatan dilanjutkan dengan memotong dan membersihkan daging. Bapak dan ibu guru bekerja sama dengan penuh semangat. Ada yang bertugas mencincang daging untuk dibuat sate, gulai, dan masakan lainnya. Sebagian guru lainnya menyiapkan bumbu, mencuci peralatan, serta membakar sate di halaman sekolah. Aroma sate yang mulai dibakar membuat suasana semakin meriah dan menggugah selera.
Murid-murid juga dilibatkan dalam kegiatan sesuai kemampuan masing-masing. Dengan didampingi guru, mereka membantu menusuk potongan daging kambing untuk dijadikan sate. Mereka tampak sangat senang karena dapat belajar secara langsung tentang kerja sama, tanggung jawab, dan makna berbagi. Sesekali terdengar canda dan tawa di antara guru, siswa, dan warga sekitar. Kebersamaan tersebut membuat pekerjaan terasa lebih ringan dan menyenangkan. Walaupun cuaca cukup panas, semua tetap bekerja dengan ceria dan penuh keikhlasan.
Kegiatan ini juga mengajarkan nilai kepedulian sosial sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an Surah Al-Ma’un yang menjelaskan pentingnya membantu dan peduli kepada sesama, terutama kepada orang yang membutuhkan. Melalui pembagian daging kurban kepada guru, murid-murid, dan warga sekitar, sekolah berusaha menanamkan sikap saling berbagi dan mempererat tali persaudaraan. Para murid belajar bahwa rezeki yang dimiliki hendaknya dibagikan kepada orang lain agar membawa keberkahan bagi semua.
Setelah seluruh potongan daging dan tulang selesai dipersiapkan, beberapa guru mulai memasukkan daging ke dalam kantong plastik untuk dibagikan kepada guru, murid-murid, dan warga sekitar yang membutuhkan. Pembagian dilakukan dengan tertib agar semua mendapatkan bagian secara merata. Wajah-wajah bahagia tampak dari para penerima daging kurban yang merasa bersyukur atas rezeki yang diberikan. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam bahwa ibadah kurban tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga memperkuat hubungan antarmanusia melalui sikap peduli dan berbagi kebahagiaan.
Menjelang siang, masakan olahan daging seperti sate dan gulai telah matang dan siap disantap bersama. Seluruh keluarga besar sekolah berkumpul untuk makan bersama dalam suasana penuh kekeluargaan. Murid-murid menikmati hidangan dengan lahap sambil bercengkerama dengan guru dan teman-temannya. Kegiatan makan bersama ini menjadi penutup yang sangat hangat dan menyenangkan. Tidak hanya sekadar menikmati makanan, tetapi juga mempererat hubungan antara guru, siswa, dan masyarakat sekitar.
Kegiatan Idul Adha di SLB Negeri Banjarsari Wetan memberikan banyak manfaat bagi seluruh peserta yang terlibat. Melalui kegiatan ini, murid-murid belajar tentang pentingnya berbagi, tolong-menolong, kerja sama, serta rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Selain itu, kegiatan ini juga melatih sikap peduli sosial, tanggung jawab, dan kebersamaan di lingkungan sekolah. Guru dan warga sekitar pun dapat mempererat tali silaturahmi sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan penuh kekeluargaan.
Tujuan dari kegiatan ini sejalan dengan ajaran Al-Qur’an mengenai keikhlasan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dalam Surah Al-Hajj ayat 37 dijelaskan bahwa yang sampai kepada Allah bukanlah daging maupun darah hewan kurban, melainkan ketakwaan umat-Nya. Oleh karena itu, kegiatan kurban di sekolah bukan hanya sekadar menyembelih hewan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter dan pembentukan akhlak mulia bagi murid-murid. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh warga sekolah dapat meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan ketaatan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat rezeki yang diberikan Allah SWT serta memperkuat ukhuwah Islamiyah antara sekolah dan masyarakat sekitar.
Leave a Comment
Posted: 1 September 2026 by admin
MENEBAR KEBAIKAN MELALUI IBADAH KURBAN: REFLEKSI NILAI-NILAI AL-QUR’AN DI SLB NEGERI BANJARSARI WETAN
Dalam rangka memperingati Idul Adha 1447 H, keluarga besar SLB Negeri Banjarsari Wetan melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban dengan penuh kebersamaan, semangat gotong royong, dan rasa syukur. Kegiatan ini berlangsung pada pagi hari mulai pukul 07.30 WIB di lingkungan sekolah dan diikuti oleh bapak/ibu guru, murid-murid jenjang SMPLB dan SMALB, serta warga sekitar sekolah. Suasana sejak pagi sudah tampak ramai dan penuh antusias. Para guru datang lebih awal untuk mempersiapkan tempat, peralatan, serta memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan tertib dan aman. Murid-murid juga terlihat sangat bersemangat karena dapat mengikuti kegiatan besar yang hanya dilaksanakan setahun sekali ini.
Pada tahun ini, sekolah menyembelih satu ekor sapi dan empat ekor kambing yang seluruhnya merupakan amanah dan pemberian dari para donatur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kegiatan sosial dan pendidikan di sekolah. Bantuan tersebut menjadi bentuk kasih sayang dan kepedulian kepada sesama, khususnya kepada anak-anak berkebutuhan khusus di sekolah. Sebelum pelaksanaan kegiatan, bapak dan ibu guru telah mengadakan rapat satu hari sebelumnya untuk membagi tugas agar seluruh kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan terorganisasi dengan baik. Ada guru yang bertugas mengatur perlengkapan, mencatat pembagian daging, menyiapkan konsumsi, memasak, hingga membersihkan area kegiatan.
Untuk proses penyembelihan hewan kurban, sekolah bekerja sama dengan warga sekitar yang sudah berpengalaman dalam penyembelihan hewan sesuai syariat Islam. Kegiatan ini dilaksanakan dengan membaca basmalah dan doa sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Dalam Al-Qur’an Surah Al-Kautsar ayat 2 Allah SWT berfirman, “Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah.” Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa ibadah kurban merupakan bentuk rasa syukur dan ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan. Oleh karena itu, seluruh warga sekolah mengikuti kegiatan ini dengan penuh keikhlasan dan niat ibadah.
Setelah hewan kurban disembelih, kegiatan dilanjutkan dengan memotong dan membersihkan daging. Bapak dan ibu guru bekerja sama dengan penuh semangat. Ada yang bertugas mencincang daging untuk dibuat sate, gulai, dan masakan lainnya. Sebagian guru lainnya menyiapkan bumbu, mencuci peralatan, serta membakar sate di halaman sekolah. Aroma sate yang mulai dibakar membuat suasana semakin meriah dan menggugah selera.
Murid-murid juga dilibatkan dalam kegiatan sesuai kemampuan masing-masing. Dengan didampingi guru, mereka membantu menusuk potongan daging kambing untuk dijadikan sate. Mereka tampak sangat senang karena dapat belajar secara langsung tentang kerja sama, tanggung jawab, dan makna berbagi. Sesekali terdengar canda dan tawa di antara guru, siswa, dan warga sekitar. Kebersamaan tersebut membuat pekerjaan terasa lebih ringan dan menyenangkan. Walaupun cuaca cukup panas, semua tetap bekerja dengan ceria dan penuh keikhlasan.
Kegiatan ini juga mengajarkan nilai kepedulian sosial sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an Surah Al-Ma’un yang menjelaskan pentingnya membantu dan peduli kepada sesama, terutama kepada orang yang membutuhkan. Melalui pembagian daging kurban kepada guru, murid-murid, dan warga sekitar, sekolah berusaha menanamkan sikap saling berbagi dan mempererat tali persaudaraan. Para murid belajar bahwa rezeki yang dimiliki hendaknya dibagikan kepada orang lain agar membawa keberkahan bagi semua.
Setelah seluruh potongan daging dan tulang selesai dipersiapkan, beberapa guru mulai memasukkan daging ke dalam kantong plastik untuk dibagikan kepada guru, murid-murid, dan warga sekitar yang membutuhkan. Pembagian dilakukan dengan tertib agar semua mendapatkan bagian secara merata. Wajah-wajah bahagia tampak dari para penerima daging kurban yang merasa bersyukur atas rezeki yang diberikan. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam bahwa ibadah kurban tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga memperkuat hubungan antarmanusia melalui sikap peduli dan berbagi kebahagiaan.
Menjelang siang, masakan olahan daging seperti sate dan gulai telah matang dan siap disantap bersama. Seluruh keluarga besar sekolah berkumpul untuk makan bersama dalam suasana penuh kekeluargaan. Murid-murid menikmati hidangan dengan lahap sambil bercengkerama dengan guru dan teman-temannya. Kegiatan makan bersama ini menjadi penutup yang sangat hangat dan menyenangkan. Tidak hanya sekadar menikmati makanan, tetapi juga mempererat hubungan antara guru, siswa, dan masyarakat sekitar.
Kegiatan Idul Adha di SLB Negeri Banjarsari Wetan memberikan banyak manfaat bagi seluruh peserta yang terlibat. Melalui kegiatan ini, murid-murid belajar tentang pentingnya berbagi, tolong-menolong, kerja sama, serta rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Selain itu, kegiatan ini juga melatih sikap peduli sosial, tanggung jawab, dan kebersamaan di lingkungan sekolah. Guru dan warga sekitar pun dapat mempererat tali silaturahmi sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan penuh kekeluargaan.
Tujuan dari kegiatan ini sejalan dengan ajaran Al-Qur’an mengenai keikhlasan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dalam Surah Al-Hajj ayat 37 dijelaskan bahwa yang sampai kepada Allah bukanlah daging maupun darah hewan kurban, melainkan ketakwaan umat-Nya. Oleh karena itu, kegiatan kurban di sekolah bukan hanya sekadar menyembelih hewan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter dan pembentukan akhlak mulia bagi murid-murid. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh warga sekolah dapat meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan ketaatan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat rezeki yang diberikan Allah SWT serta memperkuat ukhuwah Islamiyah antara sekolah dan masyarakat sekitar.
Category: ARTIKEL, BERITA, KEGIATAN Tags: @kemendikdasmen, bidang_pkplk, cabdindik_madiun, dindik.jatimprov.go.id
BERITA TERBARU
KEGIATAN TERBARU
ARTIKEL
GALERY
LINK
ARTIKEL PELAJARAN
Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026, SLB Negeri Banjarsari Wetan menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang sarat dengan nilai religius, kebangsaan, kebersamaan, dan kepedulian. Seluruh warga sekolah mengenakan busana muslim berwarna putih yang semakin menambah suasana khidmat dan mencerminkan kesederhanaan serta ketulusan dalam memperingati hari bersejarah bagi umat Islam di Indonesia. Peringatan ini bukan sekadar […]
Mataraman Economy & Art Festival (MEAFEST) Tahun 2026 kembali digelar dengan mengusung tema “Jatim Unggul, Maju, Berkelanjutan”. Festival ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus menjadi ruang apresiasi bagi potensi seni, budaya, kreativitas, dan ekonomi masyarakat di wilayah Mataraman. Beragam kompetisi diselenggarakan untuk memberikan kesempatan kepada generasi […]
SLB Negeri Banjarsari Wetan menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Desain Grafis bagi Siswa-Siswi SLB se-Kabupaten Madiun yang dilaksanakan selama empat hari, mulai Selasa, 22 September sampai dengan Jumat, 25 September 2026, bertempat di Aula Pertemuan SLB Negeri Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari SLB se-Kabupaten Madiun dengan ketentuan setiap sekolah […]
Madiun, 9–10 September 2026 — Dua hari menjadi waktu yang penuh makna bagi keluarga besar SLB Negeri Banjarsari Wetan Kabupaten Madiun. Pada Rabu, 9 September hingga Kamis, 10 September 2026, sekolah melaksanakan Visitasi Akreditasi Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting bagi sekolah untuk menunjukkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam memberikan layanan […]
Pada Sabtu, 29 Agustus 2026, telah diselenggarakan kegiatan Festival Kebhinekaan SDN 01 Banjarsari Wetan yang menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat persatuan dalam keberagaman. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara SDN 01 Banjarsari Wetan, keluarga besar SLBN Banjarsari Wetan, serta KB dan TK Aisyiyah. Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta diajak untuk mengenal, menghargai, […]